Sebanyak enam alumni SMK Negeri Pangandaran, Kabupaten Ciamis yang bekerja di Jepang, dikabarkan selamat dari amukan gelombang pasang tsunami yang telah meluluhlantakkan negeri matarahi terbit itu. Selama ini mereka bekerja
Iis, (36), warga Dusun Sambong RT 09 RW 01 Desa Pasirgeulis Kec. Padaherang, Ciamis tewas mengenaskan, Senin (14/3). Ia tewas setelah tertabrak sebuah sepeda motor nopol D 2214 IF yang dikemudikan Hr di Jalan Raya Sambong,
Ada 15 destinasi wisata yang masuk dalam Destination Management Organization (DMO) atau tata kelola destinasi. Jika dibandingkan dengan luasnya Indonesia, angka lima belas terkesan sedikit.
Pedoman utama Destination Management Organization (DMO) atau tata kelola destinasi adalah perlu adanya komitmen dan rasa memiliki dari semua elemen yang terlibat, mulai dari masyarakat, pemerintah, dan industri pariwisata.
Juara Divisi II Pengcab PSSI Kabupaten Bandung, Rio 77 melebarkan sayapnya dengan mendirikan sekolah sepak bola (SSB) di Pangandaran Kabupaten Ciamis. SSB Rio 77 Pangandaran tersebut diresmikan oleh Sekum Pengcab PSSI
Berkenaan dengan tidak dimiliki sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) Tsunami di Pangandaran, Ciamis, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis Odang R. Widjaja mengaku cukup khawatir dengan
Gempa bumi yang memicu terjadinya gelombang pasang tsunami di Jepang, seolah membangkitkan kenangan kejadian serupa di tanah air. Ratusan ribu warga di Nanggroe Aceh Darussalam serta sedikitnya lima ratus jiwa di Pangandaran
Pascagempa berkekuatan 8,9 SR yang menimbulkan tsunami di Jepang dikhawatirkan akan berdampak ke Indonesia. Penjaga pantai Pangandaran Ciamis yang tergabung dalam Balawista Pangandaran pun meningkatkan pengawasan di pantai
Gempa yang disusul gelombang tsunami lebih dari 10 meter di Jepang tidak membuat warga Pangandaran panik walaupun 2006 silam Pangandaran mengalami hal yang sama. Walaupun demikian warga diminta waspada.
Meski objek wisata Pangandaran dijadikan tujuan wisata Internasional, namun rata-rata wisatawan domestik maupun mancanegara hanya tinggal paling lama 2 hari. Hal ini berbeda dengan wisata international lainnya seperti Yogyaka
