BPBD Pangandaran Imbau Warga Waspada Kebakaran dan Hemat Air di Musim Kemarau


BPBD Pangandaran Imbau Warga Waspada Kebakaran dan Hemat Air di Musim Kemarau
Foto Ilustrasi

PANGANDARAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran secara resmi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan masuknya musim kemarau di wilayah tersebut. Warga diminta mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mulai bijak dalam menggunakan persediaan air bersih.

 
Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran, H. Dodo Kusnadi, SP, mengungkapkan bahwa karakteristik musim kemarau kali ini ditandai dengan suhu udara yang sangat panas di siang hari, namun berubah menjadi dingin drastis pada malam hingga pagi hari.
 
"Musim kemarau memang identik dengan langit yang cerah, tapi di balik itu kita harus waspada terhadap potensi bencana yang mengintai," ujar Dodo dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
 
5 Langkah Pencegahan Hadapi Kemarau
Guna menekan risiko bencana, BPBD Pangandaran merilis lima poin panduan penting yang harus dipatuhi oleh masyarakat selama musim kemarau berlangsung:
 
  • Larangan Membakar Sampah dan Lahan: Warga dilarang keras membersihkan lahan atau membakar sampah sembarangan. Percikan api sekecil apa pun di tengah kondisi vegetasi yang kering dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang besar.
  • Disiplin Puntung Rokok: Perokok diminta memastikan puntung rokok telah benar-benar padam sebelum dibuang guna mencegah munculnya titik api tersembunyi.
  • Menjaga Kesehatan Fisik: Masyarakat diimbau membatasi paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu lama untuk menghindari dehidrasi dan gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem.
  • Bijak Menggunakan Air: Warga diharapkan mulai menghemat penggunaan air bersih dalam aktivitas sehari-hari demi mengantisipasi kelangkaan pasokan air.
  • Respons Cepat Laporan Kebakaran: Jika melihat adanya titik api atau indikasi kebakaran, warga dilarang mencoba memadamkannya sendirian. Masyarakat diminta segera melapor ke BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), atau aparat setempat agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan profesional.
Sinergi Menjaga Lingkungan
 
Pihak BPBD menekankan bahwa penanganan musim kemarau bukan sekadar menghadapi cuaca panas, melainkan tentang bagaimana membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan sekitar.
 
Melalui kampanye "Siap untuk Selamat", BPBD Pangandaran berkomitmen untuk terus memonitor wilayah rawan kekeringan dan kebakaran, serta menyiagakan personel dan armada tangki air bersih guna mengantisipasi dampak kemarau yang lebih luas.
 





Peristiwa Lainnya
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini