Jelang Milangkala ke-14, Bupati Citra Pitriyami Silaturahmi dengan Tokoh Presidium Pangandaran
Oleh Amin Pnd | Selasa, 20 Oktober 2026 13:07 WIB | 69 Views
PANGANDARAN - Menjelang peringatan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh presidium pemekaran Kabupaten Pangandaran, salah satunya H. Supratman di Cikembulan, Pangandaran, Selasa (20/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan undangan kepada para tokoh agar dapat menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, silaturahmi dengan para tokoh tersebut merupakan agenda yang rutin dilakukan setiap tahun. Dalam kesempatan itu, ia juga meminta doa dan dukungan agar pemerintah daerah dapat menjalankan tugas dengan baik.
“Barusan saya sudah bersilaturahmi dengan para tokoh, meminta doa, dan juga menyampaikan undangan untuk acara halal bihalal. Diharapkan mereka bisa hadir,” kata Citra.
Menurutnya, kunjungan kepada para tokoh presidium bukan hal baru. Ia mengaku tetap menjaga komunikasi dan silaturahmi sejak menjabat sebagai Bupati Pangandaran.
“Selama saya jadi bupati, tiap tahun saya ke sini,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Citra juga menyampaikan pesan dari para tokoh yang ditemuinya. Salah satu pesan yang diterima, kata dia, berkaitan dengan tujuan utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Beliau berpesan, selama kita menjadi bupati dan jajaran, tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat. Beliau ada bersama kita semua,” ungkapnya.
Sementara Tokoh Presidium Pangandaran H Supratman menyampaikan terkait momentum peringatan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.
Supratman berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang refleksi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Ia menekankan bahwa kebersamaan harus berjalan beriringan dengan prinsip profesionalisme dan proporsionalitas dalam menjalankan pemerintahan.
Dengan demikian, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian serta peningkatan kualitas kinerja aparatur pemerintah.