DPRD Pangandaran Dorong Milangkala ke-14 Angkat Potensi dan Identitas Lokal


DPRD Pangandaran Dorong Milangkala ke-14 Angkat Potensi dan Identitas Lokal

 

PANGANDARAN – DPRD Kabupaten Pangandaran mendorong pemerintah daerah untuk merancang perayaan Milangkala ke-14 dengan konsep yang khas dan berakar pada potensi lokal. Perayaan hari jadi tersebut diharapkan tidak sekadar mengikuti pola penyelenggaraan daerah lain, melainkan mampu mencerminkan karakter serta keunggulan yang dimiliki Pangandaran.
 
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menilai bahwa kekayaan alam, potensi kelautan, dan sektor pariwisata merupakan modal utama yang dapat menjadi pembeda dalam penyelenggaraan Milangkala tahun ini.
 
Menurutnya, Pangandaran perlu memiliki keberanian untuk menghadirkan konsep perayaan yang berbeda, sesuai dengan identitas dan kondisi geografis wilayahnya.
 
“Kita ini harus berani diferensiasi. Ulah Milangkala provinsi begitu nurutan siga provinsi. Enggak begitu. Kita harus diferensiasi,” ujar Asep kepada sejumlah wartawan, Senin (5/10/2026).
 
Tonjolkan Potensi Laut dan Pariwisata
 
Asep menjelaskan, setiap daerah memiliki karakteristik alam dan keunggulan masing-masing yang semestinya menjadi dasar dalam merancang kegiatan perayaan hari jadi. Karena itu, konsep Milangkala Pangandaran dinilai tidak tepat jika hanya mengadopsi pola yang diterapkan oleh daerah lain tanpa mempertimbangkan potensi setempat.
 
Ia mencontohkan perbedaan kondisi geografis Pangandaran dengan Kabupaten Majalengka. Pangandaran memiliki kawasan pesisir dan kekayaan laut yang menjadi salah satu daya tarik utamanya, sementara karakter wilayah Majalengka berbeda.
 
“Kita enggak mungkin sama dengan Majalengka karena Majalengka enggak punya laut, kita punya laut,” katanya.
 
Karya dan Sajian Acara Harus Berbasis Potensi Daerah
 
Lebih lanjut, Asep berharap perayaan Milangkala ke-14 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan lokal Pangandaran.
 
Ia menekankan bahwa berbagai karya, pertunjukan, maupun sajian dalam rangkaian acara sebaiknya dirancang dengan memanfaatkan potensi asli daerah. Dengan begitu, perayaan tersebut dapat memperkuat identitas Pangandaran sekaligus memperlihatkan keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain.
 
“Jadi karyanya harus berbasis potensi,” tegasnya.
 
Melalui konsep yang berlandaskan karakter lokal, Milangkala ke-14 diharapkan dapat menjadi representasi jati diri Kabupaten Pangandaran, khususnya melalui kekuatan sektor kelautan, pariwisata, serta kreativitas masyarakatnya.





Pemerintahan Lainnya
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini