Pemkab Pangandaran Siapkan 90 Tandon Air untuk Atasi Kekeringan
Oleh Amin Pnd | Kamis, 15 Oktober 2026 13:36 WIB | 33 Views
PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus berupaya mengatasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Selain menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak, pemerintah daerah juga menyiapkan sekitar 90 tandon air untuk ditempatkan di desa-desa yang membutuhkan.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, penyaluran air bersih masih dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Untuk masyarakat yang terdampak, kita sudah mengirimkan air seperti biasanya,” ujar Citra, Kamis (15/10/2026).
Selain distribusi air bersih, Pemkab Pangandaran bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kodim dalam pembangunan sembilan sumur bor. Pemerintah juga telah membangun 20 sumur bor untuk kebutuhan irigasi pertanian.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 sumur bor berada di sekitar kawasan permukiman dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi masyarakat.
Sementara itu, pada tahap kedua, pemerintah menyiapkan pembangunan 37 sumur bor untuk irigasi guna membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama sawah yang terancam kekeringan.
Citra mengakui, upaya penanganan kekeringan yang dilakukan pemerintah daerah saat ini belum sepenuhnya maksimal. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran yang tersedia.
Meski demikian, pemerintah daerah akan terus mengupayakan langkah-langkah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terdampak.
“Kita juga sedang mempersiapkan tandon air untuk diberikan ke desa-desa. Karena dalam satu desa biasanya tidak semua wilayah terdampak, melainkan hanya satu atau dua dusun,” katanya.
Menurut Citra, tandon tersebut nantinya menjadi tempat penampungan air yang dapat dimanfaatkan warga di wilayah terdampak. Pemerintah merencanakan penyediaan sekitar dua tandon untuk setiap desa, dengan jumlah keseluruhan diperkirakan mencapai 90 unit.
Terkait ketersediaan air bersih, Citra memastikan pasokan untuk masyarakat hingga saat ini masih relatif mencukupi, meskipun pelayanan belum sepenuhnya menjangkau seluruh kebutuhan secara terperinci.
Pemkab Pangandaran mengerahkan enam mobil tangki atau kendaraan pengangkut air melalui kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk PDAM, Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Sosial, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Selain itu, BPBD juga mengoperasikan dua mobil untuk mendukung distribusi air. Bantuan tambahan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) turut memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
“Alhamdulillah, sementara ini masih tercukupi,” kata Citra.
Pemerintah daerah berharap penyaluran air bersih, penyediaan tandon, serta pembangunan sumur bor dapat membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mengurangi dampaknya terhadap sektor pertanian di Kabupaten Pangandaran.