Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat, Satlantas Polres Pangandaran Pokus Jalur Arteri
Oleh Amin Pnd | Selasa, 24 Maret 2026 11:06 WIB | 288 Views
PANGANDARAN - Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri menuju kawasan wisata Pantai Pangandaran selama Operasi Ketupat Lodaya 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat signifikan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, SH., MH., mengatakan bahwa lonjakan volume kendaraan terjadi setiap hari selama masa libur Lebaran, baik roda dua maupun roda empat yang menuju objek wisata di Pangandaran.
“Kepadatan kendaraan setiap hari terus meningkat selama libur Lebaran 2026. Kami memfokuskan pengamanan lalu lintas di jalur arteri,” ujar Yudi, Selasa (24/3/2026).
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Pengaturan tidak hanya dilakukan di jalur arteri, tetapi juga di akses masuk dan keluar kawasan wisata.
Satlantas Polres Pangandaran juga menerapkan sistem penggalan arus menjadi tiga tahap berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan. Pada penggal satu, arus lalu lintas masih normal dengan pengaturan standar. Jika terjadi peningkatan volume kendaraan, diberlakukan penggal dua berupa pembatasan arus serta pengalihan ke jalur alternatif.
Sementara itu, pada kondisi sangat padat, penggal tiga diterapkan dengan sistem buka-tutup arus serta prioritas bagi kendaraan tertentu.
“Penggal satu dari Bundaran Marlin hingga Cikidang, penggal dua dari SPBU Putrapinggan sampai Bundaran Emplak, dan penggal tiga dari Bundaran Emplak hingga Simpang Tiga Pancimas Kalipucang,” jelasnya.
Rekayasa lalu lintas serupa juga diterapkan pada arus keluar kawasan wisata guna mencegah penumpukan kendaraan, terutama saat jam puncak kunjungan dan waktu kepulangan wisatawan.
Di sisi lain, pengaturan lalu lintas di dalam kawasan wisata sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perhubungan dengan pola berbasis waktu.
Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Masyarakat pun diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas serta rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.