Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pangandaran dihentikan sementara mulai Kamis, 4 Juni 2026. Penghentian sementara tersebut tertuang dalam Laporan Khusus Penghentian Operasional Sementara Nomor: 039/SPPG-Babakan 4/VI/2026 yang ditandatangani Kepala SPPG Pangandaran Babakan 4, Mursalin, S.H., bersama perwakilan Yayasan Bina Sosial Sukatani, Afnani Aquino, Kamis (4/6/2026).
Kebakaran melanda sebuah restoran seafood di kawasan Kampung Turis, Kabupaten Pangandaran, Kamis (21/5/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bangunan restoran hingga menyisakan kerangka bangunan.
Wisatawan asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, meninggal dunia usai terseret ombak besar di kawasan Blok Karang Segeuh, Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jumat (15/5/2026) pagi.
Menjelang datangnya Idul Adha 1447 H, deretan kambing dan domba mulai terlihat di kawasan Jalan Baru Pasar Pangandaran. Suara embe-embe bersahutan seperti memanggil setiap pengendara yang lewat.
Balawista Jawa Barat dorong seluruh pelaku usaha wisata air di destinasi wisata Kabupaten Pangandaran memenuhi standar kompetensi sesuai regulasi terbaru.
Upaya memperkuat standar keselamatan di destinasi wisata air terus dilakukan di Pangandaran. Sebanyak 50 petugas Balawisata mengikuti sertifikasi dan uji kompetensi guna meningkatkan profesionalitas dalam menjaga keselamatan wisata tirta. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Balawisata Nasional, Kementerian Pariwisata RI, dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata.
Berdasarkan data per 9 April 2026, luas lahan yang telah ditanami jagung mencapai 9.147,02 hektare. Angka tersebut merupakan bagian dari total potensi lahan yang tersedia seluas 21.008 hektare di wilayah Jawa Barat. Program ini dinilai tidak hanya mampu memperkuat cadangan pangan, tetapi juga berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Dinas Perhubungan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan destinasi wisata Pangandaran. Kebijakan ini merupakan hasil rapat koordinasi yang digelar pada Rabu, 8 April 2026, sebagai langkah mengurai kepadatan kendaraan, khususnya saat lonjakan wisatawan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, menjelaskan bahwa laporan yang diterima saat ini masih bersifat informasi awal, bukan laporan pengaduan (lapdu) maupun laporan polisi (LP).
Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan keberadaan Tol Getaci akan memangkas waktu tempuh sekaligus memicu lonjakan jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Pangandaran.
