Puluhan perahu nelayan menghiasi perairan Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran, dalam arak-arakan Hajat Laut 2026 yang berlangsung meriah, Kamis (25/6/2026). Pemandangan dari udara memperlihatkan formasi perahu yang dinamis di tengah birunya laut, menjadi simbol rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut sekaligus daya tarik utama perayaan budaya tahunan tersebut.
Kesenian tradisional Ronggeng Gunung menjadi salah satu sajian budaya dalam rangkaian Hajat Laut 2026 di Kabupaten Pangandaran. Selain prosesi utama di laut, kegiatan tahunan tersebut juga menampilkan berbagai tradisi budaya lokal yang mencerminkan identitas masyarakat Pangandaran.
Tradisi Hajat Laut kembali digelar masyarakat nelayan Kabupaten Pangandaran pada momentum pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Bagi para nelayan, tradisi tahunan ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas hasil laut, tetapi juga sarana pelestarian budaya, memperkuat kebersamaan, serta refleksi kehidupan masyarakat pesisir.
Ribuan pelaku usaha dan nelayan yang beraktivitas di kawasan Pantai Pangandaran turut ambil bagian dalam karnaval budaya yang menjadi puncak peringatan Hajat Laut 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi seni, budaya, serta kreativitas masyarakat pesisir yang memadati jalur karnaval di kawasan wisata Pantai Pangandaran.
Salah satu rangkaian acara hajat laut yang menarik perhatian adalah lomba melukis dan mengarang cerita. Kegiatan tersebut diikuti pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA dengan total hadiah mencapai Rp122 juta, Senin 15 Juni 2026.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pangandaran, Jeje Wiradinata, menegaskan bahwa tradisi Hajat Laut yang digelar setiap 1 Muharram tidak hanya menjadi acara budaya tahunan. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momen untuk melihat kondisi kehidupan dan kesejahteraan nelayan di Pangandaran.
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran kembali bersiap menggelar tradisi tahunan Hajat Laut 2026 yang akan dipusatkan di kawasan Pantai Timur Pangandaran pada Selasa, 16 Juni 2026. Perhelatan budaya masyarakat pesisir ini tidak hanya menjadi ajang pesta rakyat, tetapi juga momentum memperkuat nilai budaya dan spiritual masyarakat nelayan.
Wisatawan asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, meninggal dunia usai terseret ombak besar di kawasan Blok Karang Segeuh, Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jumat (15/5/2026) pagi.
Dua pelajar terseret arus di Pantai Bulaksetra Pangandaran, satu meninggal dunia setelah ditemukan sejauh 500 meter dari lokasi kejadian.
Pelajar 14 tahun hilang terseret ombak di Pantai Bulaksetra Pangandaran. Satu korban selamat, tim gabungan lakukan pencarian intensif.
