Ronggeng Gunung Tampil di Hajat Laut 2026, Jeje Wiradinata: Identitas Budaya Pangandaran yang Sarat Sejarah


Ronggeng Gunung Tampil di Hajat Laut 2026, Jeje Wiradinata: Identitas Budaya Pangandaran yang Sarat Sejarah

PANGANDARAN – Kesenian tradisional Ronggeng Gunung menjadi salah satu sajian budaya dalam rangkaian Hajat Laut 2026 di Kabupaten Pangandaran. Selain prosesi utama di laut, kegiatan tahunan tersebut juga menampilkan berbagai tradisi budaya lokal yang mencerminkan identitas masyarakat Pangandaran.

 
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan Ronggeng Gunung dipentaskan sebagai simbol identitas budaya daerah yang memiliki nilai sejarah panjang dan diwariskan secara turun-temurun.
 
Menurut Jeje, Pangandaran tidak hanya dikenal karena keindahan pantai dan kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga memiliki warisan budaya yang menyimpan kisah sejarah awal berdirinya wilayah Pananjung yang kini menjadi bagian dari Kabupaten Pangandaran.
 
“Ronggeng Gunung merupakan salah satu warisan budaya yang dipercaya merekam cerita awal berdirinya Pananjung. Kesenian ini hidup di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari sejarah serta identitas daerah,” kata Jeje, Selasa (16/6/2026).
 
Ia menjelaskan, berdasarkan cerita rakyat yang berkembang di masyarakat Pangandaran, kisah Ronggeng Gunung berawal dari Kerajaan Pananjung yang dipimpin Raden Anggalarang. Pada masa itu, Pananjung dikenal sebagai wilayah pesisir yang makmur dengan hasil laut yang melimpah.
 
Namun, kejayaan kerajaan tersebut terusik setelah serangan kelompok perompak yang dipimpin Kalasamudra. Dalam pertempuran yang terjadi, Raden Anggalarang gugur dan Kerajaan Pananjung jatuh ke tangan musuh.
 
Jeje menilai kisah yang terkandung dalam Ronggeng Gunung menjadi bagian penting dari sejarah lokal yang perlu terus dilestarikan melalui berbagai kegiatan budaya, termasuk Hajat Laut.
 
Ia berharap Ronggeng Gunung semakin dikenal sebagai identitas budaya Kabupaten Pangandaran yang selaras dengan cerita turun-temurun masyarakat setempat.
 
“Ronggeng Gunung diharapkan menjadi identitas Kabupaten Pangandaran yang sesuai dengan sejarah dan cerita yang diwariskan para leluhur, bukan sosok Nyi Ratu Kidul yang lebih dikenal sebagai legenda fiksi,” ujarnya.





Budaya Lainnya
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini