Meski Sederhana, Pangandaran Tetap Gelar Festival Layang-layang Internasional


Meski Sederhana, Pangandaran Tetap Gelar Festival Layang-layang Internasional

Pangandaran, myPangandaranNews - Pangandaran International Kite Festival kembali di gelar di Pangandaran pada hari ini (15/07) hingga esok hari, yang bertempat masih di Lapang Ketapang Doyong pantai timur Pangandaran, meski dengan anggaran yang minim keberlangsungan festival tetap di laksanakan, dan masih di laksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran bersama para perlayang Pangandaran (Perlap) bersama para pihak dan sponsorship.

Acara di buka pagi tadi langsung oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata di dampingi istri, dengan disambut oleh gelaran tari seremonial dan penerbangan layang-layang sebagai simbolis. Pada festival kali ini dinas dan SKPD di wajibkan mengikuti festival dengan mengirimkan layang-layang bertemakan khusus dinas tersebut, serta dilombakan juga layangan malam sebagai pemanis acara dan juga seni budaya salah satunya ronggeng gunung sebagai kesenian khas Pangandaran pun akan di tampilkan pada malam harinya.

Peserta dari luar Pangandaran pun telah mengkonfimasi kehadiranya diantaranya dari Depok, Tanggerang, Cilacap, Jogja, Bekasi, Jawa Timur dan dari Aceh, sedangkan dari luar negeri hanya di kelas eksebisi dan itu pun hanya Malaysia yang hadir sebagai negara yang aktif hadir memenuhi undangan panitia.

Diakui Bupati, untuk event atau kegiatan promosi memang masih belum maksimal terkait anggaran pun masih teralokasi kepada penataan kawasan dan infrastuktur yang tengah berjalan di Kabupaten Pangandaran, Bupati berjanji nanti setelah semuanya rampung baru akan di lakukan promosi besar-besaran.

Ratusan layang pun memenuhi langit Pangandaran dan warga pun mulai memadati lokasi acara untuk sekedar menikmati dan berlibur mengingat masih dalam masa liburan anak sekolah, harapanya semoga ke depan akan jauh lebih baik lagi penyelenggaranya, dan dapat digunakan sebagai sarana promosi yang efektif guna mengenalkan Kabupaten Pangandaran sebagai destinasi wisata berkelas dunia.







Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata Lainnya
Jawa Barat Kejar Target 49 Juta Wisatawan, Pangandaran Diapresiasi

Jawa Barat Kejar Target 49 Juta Wisatawan, Pangandaran Diapresiasi


Jum'at, 02 Februari 2018 23:04 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 49 Juta pada tahun 2018. Target yang sangat besar ini tentu melihat banyaknya potensi yang ada di Jawa Barat, salah satunya Pangandaran yang kini terus berbenah menata destinasi wisatanya.
Audiensi Dengan Bupati, ini Kesepakatan Paguyuban Mobil Gowes Pangandaran

Audiensi Dengan Bupati, ini Kesepakatan Paguyuban Mobil Gowes Pangandaran


Minggu, 21 Januari 2018 03:01 WIB
Bertempat di Rumah Makan Koperasi Minasari Pamugaran Pangandaran, puluhan pengusaha paguyuban mobil gowes Pangandaran melakukan audiensi terkait dengan kebijakan bupati menata kawasan pantai Pangandaran seiring dengan relokasi pedagang wisata pantai dan juga penataan sepanjang jalur pantai Pangandaran, yang terdapat di dalamnya penyewaan jasa mobil gowes, sepeda wisata, mini trail, dan motor listrik.
Sambangi Pangandaran, Gubernur Lakukan 3 Agenda Besar

Sambangi Pangandaran, Gubernur Lakukan 3 Agenda Besar


Jum'at, 19 Januari 2018 01:37 WIB
Rabu, 17 Januari 2018 yang lalu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang lebih akrab di sapa Kang Aher sambangi Pangandaran, bukan tanpa maksud beliau berkunjung melainkan ada tiga agenda besar yang akan di resmikan yaitu peletakan batu pertama RSUD Pangandaran, peresmian Puskesmas Pangandaran dan peresmian bangunan relokasi pedagang pantai Pangandaran.
Pedagang Asongan Kompak Bantu Pembersihan Pantai Bekas PKL

Pedagang Asongan Kompak Bantu Pembersihan Pantai Bekas PKL


Selasa, 16 Januari 2018 01:34 WIB
Hari ke lima paska relokasi pedagang wisata pantai Pangandaran menyisakaan puing-puing dan sampah, meski secara rutin setiap KSPD serta stakeholder pariwisata di Pangandaran diwajibkan membantu dan mengawaji jalanya relokasi dan di bagi dalam beberapa zonasi, tetap saja saking banyaknya puing bangunan memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk membersihkanya.