RSUD Pandega Gelar Donor Darah Bersama PMI Pangandaran, Perkuat Stok Darah dan Solidaritas Sosial
Oleh Amin Pnd | Senin, 09 Februari 2026 15:00 WIB | 14 Views
PANGANDARAN - RSUD Pandega kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, aksi donor darah tersebut diikuti tenaga kesehatan, pegawai rumah sakit, hingga masyarakat umum. Setiap kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik untuk penanganan darurat maupun perawatan rutin di fasilitas kesehatan.
Direktur RSUD Pandega, Titi Sutiamah, mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan agenda kemanusiaan yang digelar secara berkelanjutan. Selain menjaga stok darah di wilayah Pangandaran, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya berbagi dan solidaritas sosial.
“Donor darah merupakan tindakan sederhana, namun memiliki dampak besar bagi keselamatan dan kualitas hidup banyak orang. Setetes darah yang disumbangkan bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.
Sementara itu, PMI Pangandaran mengapresiasi sinergi antara rumah sakit dan lembaga kemanusiaan dalam mendukung ketersediaan darah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan darah masyarakat tetap terpenuhi, terutama dalam situasi darurat medis.
Melalui kegiatan ini, RSUD Pandega juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah berpartisipasi. Pihak rumah sakit berharap semangat berbagi yang terbangun dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Pangandaran dan sekitarnya.
Kegiatan donor darah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara fasilitas kesehatan dan lembaga kemanusiaan mampu memperkuat layanan kesehatan sekaligus membangun budaya peduli di Kabupaten Pangandaran.