Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit kendaraan roda empat terjadi di kawasan belokan Bumi Nusantara, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Sebuah mobil Avanza berwarna putih dilaporkan terguling setelah tertabrak mobil Alya berwarna hitam.
Suasana libur di kawasan Bukit Pantai Batu Hiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, dipenuhi wisatawan yang memanfaatkan waktu bersama keluarga. Para pengunjung terlihat bersantai di atas tikar yang digelar di bawah pohon pandan yang menjadi ikon kawasan tersebut, sambil menikmati panorama laut lepas dan embusan angin pantai.
Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah mobil Toyota Kijang mengalami kecelakaan beruntun dengan menabrak dua sepeda motor dan sebuah truk di ruas Jalan Pangandaran-Kalipucang, tepatnya di Blok Lembah Putri, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (2/7/2026).
Pencarian terhadap pemilik perahu Lautan Biru yang sebelumnya ditemukan terdampar di kawasan Pantai Timur Pangandaran akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Barakuda bersama pihak keluarga pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Sebuah perahu nelayan tanpa awak mendarat secara misterius di kawasan Pantai Timur Pangandaran, tepatnya di Blok Pasar Ikan, Senin (29/6/2026) malam. Saat ditemukan, mesin perahu bernama Lautan Biru itu masih dalam kondisi menyala, sementara pemilik atau awak perahu tidak berada di atasnya.
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Budiman jurusan Pangandaran-Yogyakarta dan sebuah truk terjadi di Jalan Nasional Pangandaran-Banjar, tepatnya di Dusun Karangsari, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibat insiden tersebut, bus terperosok ke bahu jalan dan menabrak pohon mangga di pinggir jalan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, melontarkan kritik keras terhadap lambannya respons pemerintah dalam menangani dugaan pencemaran limbah batu bara yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) di perairan Pangandaran.
Tumpahan batu bara dari kapal Tongkang Nautica 22 di perairan Sukaresik hingga Batu Hiu, Kabupaten Pangandaran, menarik perhatian warga. Di tengah minimnya informasi mengenai dampak material tersebut, sejumlah warga terlihat mengambil batu bara yang terdampar di pesisir untuk dibawa pulang dan digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga.
Upaya penanganan kapal Tongkang Nautica 22 yang kandas dan terbalik di pesisir Pantai Pangandaran masih terus berlangsung. Proses evakuasi kapal beserta penanggulangan tumpahan batu bara di lokasi kejadian hingga kini menghadapi kendala cuaca ekstrem yang terjadi di perairan setempat.
Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Pangandaran memasang garis polisi (police line) di kawasan pesisir Pantai Sukaresik, Kabupaten Pangandaran, Jumat (19/6/2026), guna mengamankan lokasi kapal tongkang pengangkut batu bara dan mendukung proses penyelidikan yang tengah berlangsung.
