Wujudkan KEK Bupati Resmikan Pembukaan Grand Pangandaran


Wujudkan KEK Bupati Resmikan Pembukaan Grand Pangandaran

Pangandaran, myPangandarannNews - Kawasan ekonomi khusus (KEK) merupakan program penetapan status sebuah kawasan oleh pemerintah pusat yaitu Dinas Priwisata RI yang telah menetapkan 7 destinasi pariwisata unggulan Indonesia termasuk Kabupaten Pangandaran, yang tujuanya akan memudahkan para investor dengan ditopang dengan pelayanan terpadu satu pintu yang disediakan pemerintah.

Selain itu daerah yang dijadikan status KEK akan diberikan kemudahan dalam hal mendapatkan fasilitas tax holiday, semua bentuk investasi akan dipermudah dikarenakan pariwisata merupakan sektor yang paling mudah memberikan nilai tambah dengan initial investment yang relatif kecil dibanding sktor lainya.

Kawasan Pangandaran yang menjadi kawasan KEK yaitu kawasan Grand Pangandaran dibawah PT. Pancajaya Makmur Bersama (PMB), dimana yang didalamnya mencakup kawasan perhotelan, villa, perumahan, pertokoan dan mall, taman bermain, taman tematik hingga Amfiteater, dengan luas bagian yang diperuntukan Makopolres Pangandaran seluas 5 hektare, Kementrian KKP untuk danau seluas 5 hektare, Kantor BPN, dan Lapang Merdeka untuk RTH dengan luas total 11,3 hektare, sebanyak 70 ruko berukuran 75 m2 pun akan berdiri megah di lahan seluas 200 m2.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti bantuan hibah dari PT Pancajaya Makmur Bersama (PMB) oleh bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata pada Rabu (17/05) yang lalu. Untuk mensukseskan terwujudnya KEK, Pemerintah Kabupaten Pangandaran memberi kemudahan bagi para investor yang akan berinvestasi di Pangandaran. Bahkan, pemerintah daerah juga akan membangun Pasar Pangandaran di kawasan tersebut, mengingat lokasinya yang sangat strategis.

Dilaksanakanya penetapan kawasan KEK tersebut semata untuk ikut menyongsong Pangandaran menjadi wisata yang mendunia, karena dibutuhkan dukungan infrastruktur serta pengelolaan wilayah wisata yang baik untuk mewujudkan hal tersebut, serta kerjasama baik pemerintah, investor serta warga Pangandaran itu sendiri.







Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata Lainnya
Travel Agent Pangandaran Sepakat Akan Bentuk DPC ASITA

Travel Agent Pangandaran Sepakat Akan Bentuk DPC ASITA


Kamis, 03 Agustus 2017 05:53 WIB
Asita merupakan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia yang di dalam Bahasa Inggris juga dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) adalah suatu perkumpulan yang mewadahi pengusaha atau pelaku usaha di bidang jasa perjalanan wisata di Indonesia, kini sedang direncanakan untuk pembentukan DPC nya di Pangandaran.
Kompetisi Surfing Pangandaran Kembali di Gelar

Kompetisi Surfing Pangandaran Kembali di Gelar


Rabu, 02 Agustus 2017 06:54 WIB
Pangandaran Batu Mandi Surfing Club (PBMSC) tahun ini kembali menggelar kontes surfing tingkat kabupaten Pangandaran dengan tema "Beach Break Surf Copetition Pangandaran 2017", rencananya kompetisi tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 19-20 Agustus 2017 mendatang bertempat di Surf area Pantai Bulak Laut Pangandaran.
Meski Sederhana, Pangandaran Tetap Gelar Festival Layang-layang Internasional

Meski Sederhana, Pangandaran Tetap Gelar Festival Layang-layang Internasional


Sabtu, 15 Juli 2017 06:29 WIB
Pangandaran International Kite Festival kembali di gelar di Pangandaran pada hari ini (15/07) hingga esok hari, yang bertempat masih di Lapang Ketapang Doyong pantai timur Pangandaran, meski dengan anggaran yang minim keberlangsungan festival tetap di laksanakan, dan masih di laksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran bersama para perlayang Pangandaran (Perlap) bersama para pihak dan sponsorship.
Terindikasi Terjadi Kebocoran Tiket, Bupati Sidak dan Siapkan Solusi

Terindikasi Terjadi Kebocoran Tiket, Bupati Sidak dan Siapkan Solusi


Minggu, 02 Juli 2017 10:56 WIB
Libur hari raya Idul Fitri kali ini Pangandaran dikunjungi ribuan wisatawan, terjadi kepadatan di beberapa titik dan tentunya pendapatan asli daerah dari retribusi sudah tentu meningkat, namun masih saja ada indikasi terjadi kebocoran dibeberapa titik destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah yang dipungut retribusi tersebut yang membuat Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dan jajarannya termasuk Komisi 2 turun langsung ke lapangan untuk memonitoring jalanya pelayanan wisatawan di saat liburan tersebut.