Viral di Medsos, Pria Tergeletak di Pinggir Jalan Diduga Oknum Polisi
Oleh Amin Pnd | Jum'at, 16 Januari 2026 14:00 WIB | 267 Views
LANGKAPLANCAR - Viral di media sosial, sebuah foto yang diduga memperlihatkan seorang pria tergeletak di pinggir jalan umum di Kabupaten Pangandaran beredar luas. Pria tersebut disebut-sebut sebagai oknum anggota Polsek Langkaplancar dan diduga dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh minuman keras.
Tokoh agama Kecamatan Langkaplancar, Ustadz Iwan, menilai peristiwa tersebut diduga menjadi puncak dari isu perilaku oknum yang sebelumnya kerap diperbincangkan di tengah masyarakat.
“Saya sudah lama mendengar desas-desus. Bisa jadi ini klimaksnya. Awalnya saya biasa saja, tetapi dalam beberapa tahun terakhir memang sering terdengar pembicaraan soal oknum anggota yang diduga mabuk dan mengajak barudak (pemuda),” ujar Ustadz Iwan saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (16/1/2026) siang.
Menurut penuturannya, kejadian itu berlangsung pada Rabu (14/1/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Seorang warga yang baru pulang dari Tasikmalaya menuju Langkaplancar melihat sepeda motor terparkir di pinggir jalan, sementara seseorang tergeletak di semak-semak di perbatasan Desa Bangunjaya dan Desa Cimanggu.
“Warga melihat motornya, tapi orangnya tergeletak di pinggir jalan. Saat itu belum diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan anggota kepolisian,” katanya.
Warga tersebut kemudian mengabadikan kejadian itu dan membagikannya ke media sosial, terutama Facebook. Seiring beredarnya foto tersebut, identitas pria yang tergeletak dikaitkan dengan seorang oknum anggota Polsek Langkaplancar.
“Keesokan harinya, Kamis, ada warga yang datang ke rumah saya menanyakan bagaimana sebaiknya bersikap. Saya sampaikan bahwa kehormatan institusi Polri harus tetap dijaga, namun peristiwa seperti ini juga perlu diluruskan agar tidak berlarut,” ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan rilis dari Humas Polres Pangandaran, Kapolsek Langkaplancar AKP Asep Dadi M menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka ruang dialog bersama tokoh masyarakat.
Dialog tersebut dilakukan untuk menampung saran, masukan, dan kritik terhadap kinerja Polsek Langkaplancar beserta anggotanya, termasuk terkait informasi yang sempat beredar di media sosial mengenai dugaan oknum polisi mabuk.
“Seluruh masukan akan dijadikan bahan evaluasi agar ke depan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara dari pantauan mypangadaran, saat berita ini di turunkan pemilik unggahan foto tersebut di media sosial Facebook sudah meng take downnya.