Pemkab Pangandaran Luncurkan WiFi Publik Gratis di Enam Titik Strategis, Dukung Transformasi Digital
Oleh Amin Pnd | Kamis, 02 Juli 2026 13:32 WIB | 37 Views
Pemkab Pangandaran Luncurkan WiFi Publik Gratis di Enam Titik Strategis, Dukung Transformasi Digital
PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) resmi meluncurkan layanan WiFi Publik Gratis yang kini telah tersedia di enam titik strategis. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses internet bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan transformasi digital, penguatan ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata.
Layanan internet gratis tersebut sudah dapat dimanfaatkan masyarakat maupun wisatawan di UMKM Alun-Alun Parigi, Pasar Gimbal Mangunjaya, Masjid Al-Jabbar Kalipucang, Taman Sunset Pangandaran, Pantai Batukaras, dan Pantai Madasari.
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan kehadiran WiFi Publik di pusat-pusat aktivitas masyarakat diharapkan memberikan manfaat bagi berbagai sektor.
"Kehadiran WiFi Publik di pusat keramaian ini dirancang untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Bagi sektor ekonomi, fasilitas ini sangat mendukung para pelaku UMKM untuk mulai berjualan secara daring, memperluas promosi, serta memudahkan transaksi digital," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Menurut Tonton, fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan pelajar dan mahasiswa untuk menunjang kegiatan belajar, sekaligus mendukung masyarakat yang menerapkan pola kerja Work From Anywhere (WFA). Di sektor pariwisata, wisatawan dapat langsung membagikan pengalaman mereka secara real-time melalui media sosial sehingga menjadi promosi gratis bagi destinasi wisata Pangandaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Persandian (Aptikasan) Diskominfo Pangandaran, Galih Avomegi, menjelaskan penentuan enam lokasi tersebut didasarkan pada hasil pemetaan terhadap kawasan dengan aktivitas publik yang tinggi.
"Kami merujuk pada regulasi pemerintah pusat untuk memastikan fasilitas umum, sentra ekonomi, hingga destinasi wisata unggulan dapat terlayani jaringan internet yang stabil. Ke depan, infrastruktur ini akan terus dievaluasi dan diperluas hingga menjangkau lebih banyak titik penting, termasuk wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet," kata Galih.
Program WiFi Publik ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.8.7/4586/Bangda tentang pemetaan daerah blankspot dan layanan internet dalam mendukung transformasi digital di daerah. Selain itu, program ini juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 mengenai Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025 yang mendorong penyediaan akses internet di ruang publik.
Dengan telah aktifnya layanan tersebut, masyarakat dan wisatawan kini dapat langsung menghubungkan perangkat seperti telepon pintar, tablet, maupun laptop ke jaringan WiFi Publik yang tersedia tanpa dikenakan biaya.