Pencarian Tekong Perahu Karya Berkah di Pantai Barat Pangandaran Terkendala Ombak Besar
Oleh Amin Pnd | Selasa, 11 Agustus 2026 10:05 WIB | 28 Views
PANGANDARAN - Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, Tagana, Relawan Barakuda dan nelayan setempat melaksanakan pencarian terhadap nelayan yang hilang saat berangkat melaut di pantai barat Pangandaran, Selasa (11/8/2026).
Diketahui, korban Supri (40) adalah nahkoda perahu pesiar Karya Berkah yang sehari-harinya melakukan aktifitas sebagai anggota YP3 perahu pesiar Pantai Pangandaran, dan saat kejadian dirinya sedang mengantarkan nelayan mancing ikan layur ke tengah laut.
Miswan, Ketua YP3 perahu pesiar menjelaskan bahwa kondisi air laut saat ini terasa dingin dengan arus yang terpantau deras.
"Dua perahu telah diterjunkan ke tengah laut untuk melakukan sweeping, sementara penyisiran di sepanjang garis pantai juga telah dilakukan sejak malam," jelas Miswan.
Hingga saat ini, tim SAR Gabungan telah menyisir sejumlah titik seperti Karang Luhur dan Cikenong.
"Prediksi petugas, posisi korban diperkirakan masih berada di dalam area perairan namun telah keluar dari titik lokasi kejadian awal akibat tingginya gelombang dan kencangnya arus yang mencapai sekitar tiga meter pada saat insiden terjadi," ucap Miswan.
Miswan menyayangkan insiden yang menimpa korban yang diduga tidak mengenakan life jacket (pelampung) saat kejadian. Padahal, standar operasional prosedur (SOP) serta aturan dari instansi terkait telah mewajibkan setiap nahkoda maupun penumpang untuk menggunakan pelampung keselamatan.
Adapun korban yang berhasil selamat dalam kejadian tersebut yaitu Warsono (41), laki-laki, Ratiman (31), laki-laki, Saeful Akbar (23), laki-laki, Aep Saepulloh (45), laki-laki, Sukiman (60), laki-laki, Admin (50), laki-laki.