Transaksi TPI KUD Minasari Tembus Rp6 Miliar, Hasil Tangkapan Nelayan Melimpah
Oleh Amin Pnd | Jum'at, 02 Oktober 2026 12:17 WIB | 145 Views
PANGANDARAN — Hasil tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) KUD Minasari, kawasan PPI Cikidang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, tengah mengalami peningkatan.
Sejumlah nelayan terlihat membawa hasil tangkapan ke TPI untuk dilelang dan dijual kepada para bakul. Komoditas yang ditransaksikan cukup beragam, mulai dari ikan hingga berbagai jenis udang.
Salah seorang nelayan asal Parapatan, Desa Pangandaran, Basir, mengatakan hasil tangkapan udang pada Kamis (1/10/2026) cukup melimpah.
Dalam sekali melaut, ia mengaku bisa mendapatkan lebih dari 4 kuintal udang. Hasil tangkapan tersebut kemudian dijual melalui TPI KUD Minasari dengan harga sekitar Rp9.000 per kilogram.
"Sebelumnya sepi. Tapi sekarang sedang ramai udang cenang. Hasilnya juga lumayan banyak," ujar Basir, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi nelayan karena hasil tangkapan yang melimpah dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Sementara itu, Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan peningkatan aktivitas nelayan tercermin dari nilai transaksi atau raman di TPI.
Sepanjang September 2026, nilai transaksi di TPI KUD Minasari mencapai lebih dari Rp6 miliar. Angka tersebut melonjak dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran Rp2 miliar.
"Ini satu rekor yang luar biasa. Tentu ini sesuatu yang baik, sesuatu yang bagus," kata Jeje.
Dengan tambahan transaksi September, total nilai raman KUD Minasari sejak Januari hingga September 2026 mencapai sekitar Rp24 miliar.
Jeje menyebut lonjakan transaksi tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas nelayan dalam menjual hasil tangkapan melalui KUD Minasari.
"Dari Rp2 miliar naik menjadi Rp6 miliar, itu bulan September saja. Jelas ini satu lompatan yang signifikan," ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya masih mengevaluasi peningkatan tersebut, termasuk dampaknya terhadap kesejahteraan nelayan serta perkembangan harga hasil tangkapan.
Adapun sejumlah komoditas yang belakangan banyak ditransaksikan di TPI antara lain ikan layur, bawal putih, bawal hitam, tenggiri, serta berbagai jenis udang, termasuk udang tiger.
Bahkan, kata Jeje, sejumlah nelayan asal Jawa Tengah mulai membawa hasil tangkapan udang lobster dengan volume sekitar 20 hingga 30 kilogram untuk dijual melalui KUD Minasari.
Jeje berharap peningkatan aktivitas transaksi di TPI KUD Minasari dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat bagi nelayan maupun pelaku usaha perikanan.
"Suara nelayan, suara bakul, kita dengar dan itu menjadi acuan kita," pungkasnya.