Terkendala Dana Operasional, 2 SPPG di Pangandaran Hentikan Pelayanan Sementara
Oleh Amin Pnd | Kamis, 04 Juni 2026 14:12 WIB | 61 Views
PANGANDARAN - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pangandaran dihentikan sementara mulai Kamis, 4 Juni 2026.
Penghentian sementara tersebut tertuang dalam Laporan Khusus Penghentian Operasional Sementara Nomor: 039/SPPG-Babakan 4/VI/2026 yang ditandatangani Kepala SPPG Pangandaran Babakan 4, Mursalin, S.H., bersama perwakilan Yayasan Bina Sosial Sukatani, Afnani Aquino, Kamis (4/6/2026).
Dalam surat itu dijelaskan, operasional SPPG Pangandaran Babakan 4 dihentikan sementara sejak 4 Juni 2026 hingga waktu yang belum ditentukan. Penghentian dilakukan karena dana operasional dari BGN yang menjadi penunjang utama kegiatan pelayanan pemenuhan gizi belum cair.
Sedikitnya dua SPPG di wilayah Kecamatan Pangandaran menghentikan sementara kegiatan operasional dan meliburkan para karyawannya. Akibatnya, distribusi makanan bergizi ke sejumlah sekolah penerima manfaat ikut terhenti.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi SPPG Babakan 4 dan SPPG Pananjung 1 tampak sepi. Kendaraan pengangkut paket makanan terlihat terparkir di area lokasi, sementara pintu gerbang dalam keadaan tertutup.
Seorang petugas keamanan di salah satu SPPG di Kecamatan Pangandaran mengatakan, pada hari ini tidak ada aktivitas pelayanan di tempatnya bertugas.
“Kami dan para karyawan juga tidak tahu kenapa tiba-tiba diliburkan,” ujar seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya, Kamis, 4 Juni 2026.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Pangandaran, Gugun, membenarkan adanya keterlambatan pencairan dana operasional yang disebabkan kendala teknis.
Menurut Gugun, sejauh ini baru dua SPPG yang menyampaikan surat pemberitahuan penghentian sementara operasional akibat keterlambatan pencairan dana. Sementara itu, beberapa SPPG lain di wilayah Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya juga telah menyampaikan informasi serupa melalui sambungan telepon.
“Memang tidak diperbolehkan jika biaya operasional terlebih dahulu menggunakan dana talangan,” ujar Gugun.