Olahraga dan Kesehatan
Polygon Ajak Komunitas Sepeda Berwisata Sepeda ke Pangandaran

Polygon Ajak Komunitas Sepeda Berwisata Sepeda ke Pangandaran
Pabrikan sepeda nasional, Polygon, kembali menyelenggarakan Cycling Tour (wisata bersepeda) yang diikuti oleh perwakilan dari beberapa komunitas sepeda di Pangandaran, Jawa Barat pada 28 hingga 30 Agustus lalu

Pabrikan sepeda nasional, Polygon, kembali menyelenggarakan Cycling Tour (wisata bersepeda) yang diikuti oleh perwakilan dari beberapa komunitas sepeda di Pangandaran, Jawa Barat pada 28 hingga 30 Agustus lalu. Event ini merupakan yang ke-3 dan diikuti belasan peserta dari beberapa komunitas sepeda di Jabodetabek.

Sebagaimana program sebelumnya, dalam program ini para peserta diajak bersepeda bersama sekaligus mengunjungi sejumlah destinasi wisata menarik yang terdapat di Pangandaran dan sekitarnya. 

Pada hari pertama, para peserta bersepeda sejauh 25km menuju salah satu destinasi wisata favorit, yakni Sungai Citumang. Medan yang dilalui cukup bervariasi dimana berupa jalan perkotaan dan pedesaan.

Menjelang tujuan, para peserta dihadang medan berbebatu (gravel), yang diselingi persawahan yang luas. Di beberapa lokasi juga terdapat sejumlah medan tanjakan curam dan memaksa beberapa peserta untuk menuntun sepedanya.
Di Sungai Citumang sendiri, para peserta mengikuti body rafting, yakni menyusuri sungai yang jernih dan sejuk, termasuk air terjun.

Perjalanan pada hari kedua, peserta diajak bersepeda dengan menempuh jarak sekitar 50km, menuju Green Canyon. Di tengah perjalanan, para peserta singgah di Batu Hiu, sebuah destinasi wisata yang juga populer di kawasan ini.

Berbeda dengan sebelumnya, rute kali ini didominasi oleh trek mendatar di tepi Pantai Selatan Jawa. Di beberapa bagian, medan terasa cukup berat karena kondisi trek yang berpasir dan membuat sepeda sulit bergerak.

Di Green Canyon, para peserta diajak untuk menikmati panorama alam sungai yang dihiasi tebing-tebing dan goa yang terbentang di tengah sungai. Tak lupa, para peserta pun berbasah-basah ria dengan berenang di sungai yang bening.

Usai menikmati alam Green Canyon, perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Batu Karas yang juga terkenal dengan keindahan pantainya. Pantai ini juga banyak diminati wisatawan untuk bermain surfing. 

Menurut Sujud Sudrajat dari Bagian Promosi Polygon, program Cycling Tour kali ini merupakan yang ke-3 dan dipilihnya Pangandaran karena lokasi ini memiliki karakter serta trek yang unik. 

“Dipilihnya Pangandaran karena memiliki karakter yang unik, ada trek AM (All Mountain) dan XC (Cross Country). Tapi Kali ini kita melewati trek Cross Country,” kata Sujud.

Sujud juga berharap, para pengguna sepeda Polygon bisa bergabung dalam program ini karena program ini memiliki keunikan sendiri dan bisa mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia lainnya.

Sementara itu, salah satu peserta trip ini, Eko Setyo Lelono asal Depok, Jawa Barat, yang pertama kali mengikuti event ini menyatakan bahwa program ini sangat menarik. Pria yang tergabung dengan komunitas Polygon Xtrada Riders (PXR) dan baru menggeluti aktivitas bersepeda ini mengaku senang karena bisa bertemu banyak kawan dan lebih mengenal sepeda. 

“Saya bisa bertemu banyak orang. Saya bisa tahu sepeda itu bagaimana. Sangat menyenangkan karena (ini) hal baru buat saya,” tutup Eko.   


Sumber : http://sepeda.sportku.com/



#




Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Olahraga dan Kesehatan Lainnya
Rasa Asam Unik dari Pangandaran, Catatan Nasional Geographic Jelajah pangandaran
Rasa Asam Unik dari Pangandaran, Catatan Nasional Geographic Jelajah pangandaran
Kamis, 29 November 2012 18:37 WIB
Dalam rangkaian Jelajah Pangandaran 2012, National Geographic Indonesia mencoba beberapa menu sari laut yang telah lama diakrabi setiap kali berkunjung ke Pangandaran.
Hidupkan KA Banjar-Pangandaran Perlu Rp.150 M
Hidupkan KA Banjar-Pangandaran Perlu Rp.150 M
Senin, 19 September 2011 12:53 WIB
Rumor rencana Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk membangun dan menghidupkan kembali jalur kereta api yang menghubungkan Kota Banjar dan Pangandaran sudah terdengar dari dulu, dikutif dari Harian Pikiran Rakyat artikel ini dimuat sebagi berita pada edisi 15/05/2004.
Susi Pujiastuti, Dari Bakul Ikan Jadi Pemilik Maskapai
Susi Pujiastuti, Dari Bakul Ikan Jadi Pemilik Maskapai
Jum'at, 18 Maret 2011 14:55 WIB
Ijazah sarjana tak bisa jadi jaminan kesuksesan seseorang di masa depan. Teori itu bisa dibuktikan oleh Susi Pujiastuti. Meski hanya lulusan SMP, dia bisa membalik garis nasib yang semula hanya seorang bakul ikan menjadi pemilik maskapai penerbangan