Kajian Islam
Mereka yang Boleh Tidak Berpuasa Pada Bulan Ramadhan

Mereka yang Boleh Tidak Berpuasa Pada Bulan Ramadhan

Meskipun puasa Romadhon itu wajib, namun ada beberapa orang muslim yang berhalangan melaksanakannya. Mereka inilah yang mendapat keringanan boleh tidak berpuasa. Mereka ialah:

  1. Orang lanjut usia mendapat keringanan untuk tidak berpuasa, dan menggantinya dengan membayar fidyah. Tanpa berkewajiban mengqodho (mengganti) atasnya. Bagi orang yang berat menjalankannya, zoajib membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin." (QS. 2/Al-Baqoroh: 184) Yang tergolong "berat menjalankannya", adalah orang yang sakit keras, orang yang sudah lanjut usia, dan para pekerja berat seperti kuli panggul. Sebab puasa bagi mereka bioleh jadi akan membuat mereka bertambah menderita.
  2. Wanita yang sedang hamil atau yang sedang menyusui boleh tidak berpuasa. Anas ra. menerangkan, Muhammad Rosulullah saw. bersabda: "Sungguh Allah telah memaafkan setengah sholat dari or¬ang musafir, dan memaafkan pula puasanya. Dia juga memberikan keringanan kepada wanita yang sedang hamil dan yang sedang menyusui". (HR. Lima Ahli Hadits)

    Yang dimaksud dengan "memaafkan setengah sholat dari orang musafir" adalah dianjurkannya untuk menjama sholat Duhur dan `Asar serta sholat Maghrib dan Isya` Bagi orang yang bepergian jauh dan wanita hamil atau menyusui mendapat keringanan untuk membatalkan puasanya, dan mengqodho (mengganti puasanya) pada hari lain di luar bulan Romadhon.

    Persoalannya adalah apakah wanita hamil itu wajib menqodho saja atau memberi makan seorang miskin saja, ataukah melaksanakan kedua-duanya? Sebagian besar ulama berpendapat, bahwa mereka wajib menqodhonya setelah tidak menyusui. Hanya sebagian kecil ulama yang berpendapat bahwa mereka wajib memberi makan seorang miskin setiap hari selama tidak berpuasa dan juga mengqodhonya.

    Dr. Yusuf Qordhowi dalam bukunya Fatwa-fatwa Kontem-porer jilid 1 (Gema Insani Press, Jakarta, 2000) menyatakan, bahwa wanita hamil atau menyusui cukup memberi makan seorang miskin saja, tanpa harus mengqodho. Namun ke-ringanan ini lebih ditujukan kepada wanita yang setiap tahun selalu dalam siklus hamil atau menyusui. Misalnya pada puasa tahun ini dia sedang mengandung, pada puasa tahun berikutnya dia menyusui, dan bulan puasanya tahun selanjutnya hamil lagi. Bagi mereka ini tidak memiliki kesempatan mengqodho. Kalau mereka diwajibkan mengqodho puasa yang ditinggalkannya selama beberapa tahun, tentu sangat menyulitkan. Padahal Allah tidak mau menyulitkan hamba-hamba-Nya.
  3. Musafir (orang yang berpergian jauh) boleh tidak berpuasa, namun kalau mampu boleh juga berpuasa. Hamzah bin Amru al Aslami ra. mengatakan, bahwa dia bertanya kepada Nabi sazo. "Aku kuat berpuasa dalam perjalanan. Berdosakah apabila aku berpuasa?" Muhammad Rosulullah saw. bersabda, "Berbuka (membatalkan) puasa dalam perjalanan adalah suatu keringanan dari Allah. Barang siapa yang mempergunakan keringanan itu adalah baik. Dan siapa yang lebih suka berpuasa, juga tidak berdosa". (HR. Muslim)
Seseorang yang memaksakan diri tetap berpuasa dalam perjalanan jauh atau berat yang meletihkan, menurut sebagian ulama tergolong durhaka kepada Allah SWT dan Rosul-Nya. Sebab hukum Islam sangat luwes, tidak memberatkan peme¬luknya. Jadi orang yang sedang bepergian boleh membatalkan puasa wajibnya, sebab itu merupakan keringanan dari Allah SWT. Dan menggantinya di hari yang lain di luar bulan puasa. Allah SWT sendiri tidak ingin memberatkan hamba-hamba-Nya. Demikian pula Rosul-Nya.



#




Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Kajian Islam Lainnya
Air Terjun, Berpetualang di Cagar Alam Pangandaran Bagian 2
Air Terjun, Berpetualang di Cagar Alam Pangandaran Bagian 2
Minggu, 30 Januari 2011 16:58 WIB
Tak banyak wisatawan tahu, kalau cagar alam pangandaran mempunyai air terjun. Ini dikarenakan lokasi harus ditempuh dengan jalan kaki selama 1-2 jam untuk mencapai air terjun setinggi kurang lebih 30 meter itu. Dimana airnya langsung terjun ke samudra hindia, diujung selatan cagar alam.
Let get lost - Kisah Perjalanan ke Batu Karas
Let get lost - Kisah Perjalanan ke Batu Karas
Selasa, 13 Desember 2011 15:18 WIB
Suatu pagi gw dapet BBM dr temen Outlander gw bernama Stevie. Yang isinya dia bercerita ada tempat bagus untuk dikunjungi bernama Batu Karas. Maklum dia dan gw juga sama2 penggemar lumpur dan adventure, kita juga kebetulan sama-sama member di klub mobil Land Rover Club Indonesia (LRCI)
Tips Agar Foto Traveling Anda di Pangandaran Lebih Unik
Tips Agar Foto Traveling Anda di Pangandaran Lebih Unik
Rabu, 11 Juli 2012 10:43 WIB
Setiap tempat yang kita kunjungi di objek wisata pantai pangandaran dan sekitarnya selalu memiliki suasana baru, orang-orang baru dengan rutinitas yang berbeda dari yang kita lihat sehari-hari, landscape, Kuliner semua adalah obyek foto yang menarik. Jika kita ingin foto-foto perjalanan menjadi lebih baik maka, kita harus jeli menangkap semua suasana saat traveling atau berwisata untuk menambah pundi-pundi foto di katalog kita sambil mengasah kemampuan memotret.