Ribuan Warga Serbu Pembagian Takjil dan Al-Qur’an Gratis di Masjid Agung Al Istiqomah Pangandaran
Oleh Amin Pnd | Jum'at, 13 Maret 2026 10:06 WIB | 41 Views
PANGANDARAN – Ribuan warga memadati area Masjid Agung Al Istiqomah Pangandaran pada Kamis (12/3/2026) sore untuk berburu takjil dan mushaf Al-Qur’an gratis dalam kegiatan Gebyar Ramadan Berbagi. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi membuat jumlah warga yang datang jauh melampaui perkiraan panitia.
Sejak menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat sudah berdatangan dan memadati hampir seluruh area masjid. Antrean panjang bahkan terlihat mulai dari dalam masjid hingga meluber ke halaman luar dan kawasan Tugu Marlin Pangandaran.
Mayoritas warga yang hadir didominasi kaum ibu atau emak-emak. Banyak di antaranya rela berdesak-desakan sambil menggendong anak demi mendapatkan paket takjil dan mushaf Al-Qur’an yang dibagikan secara gratis.
Situasi sempat menjadi sangat ramai ketika pembagian dimulai. Warga yang sudah menunggu sejak lama langsung bergerak maju sehingga terjadi antrean padat. Beberapa warga bahkan harus saling berdesakan agar bisa mendapatkan paket berbagi tersebut.
Kegiatan sosial ini digelar oleh Polisi Militer Pangandaran bersama Yayasan Mutiara Sunnah Pangandaran sebagai bagian dari program Ramadan berbagi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 2.000 porsi nasi box takjil, 1.000 mushaf Al-Qur’an, serta 500 buku dzikir pagi dan petang untuk dibagikan secara gratis. Namun karena membludaknya jumlah warga yang datang, sebagian masyarakat harus pulang dengan tangan kosong karena persediaan cepat habis.
Salah seorang warga yang berhasil mendapatkan paket berbagi mengaku harus berjuang di tengah kerumunan warga.
“Dapat nasi box dan Al-Qur’an. Tadi sempat desak-desakan. Awalnya tertib, tapi makin lama makin banyak yang datang. Ada juga yang sampai kejepit,” ujarnya.
Hal serupa dirasakan Mutmainah, warga yang datang bersama anaknya.
“Saya dapat Al-Qur’an, kitab suci saya, dan juga takjil untuk anak saya,” katanya dengan wajah sumringah.
Sementara itu, Komandan Pos Polisi Militer Pangandaran, Marsono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Gebyar Ramadan Berbagi yang ditujukan untuk masyarakat Kabupaten Pangandaran.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Pada hari ini kita melaksanakan kegiatan Gebyar Ramadan Berbagi untuk wilayah Kabupaten Pangandaran. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara TNI dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan total logistik yang dibagikan mencapai ribuan paket.
“Untuk logistik yang kami keluarkan ada sekitar dua ribu nasi box, seribu Al-Qur’an, dan lima ratus buku doa,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku cukup terkejut dengan besarnya antusiasme masyarakat.
“Jujur saya sangat kaget karena jumlah masyarakat yang datang tidak sesuai dengan yang kami rencanakan. Awalnya kami pikir hanya warga sekitar saja. Ternyata masyarakat Pangandaran sangat antusias. Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan tertib,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Mutiara Sunnah Pangandaran, Sidik Rifani, mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polisi Militer yang telah berkolaborasi dalam kegiatan berbagi takjil tersebut.
Menurutnya, program berbagi ifthor ini merupakan agenda rutin yayasan selama Ramadan untuk membantu kaum muslimin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Lettu CPM Marsono yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tebar ifthor ini. Alhamdulillah kegiatan hari ini bisa dikatakan sukses,” katanya.
Sidik juga menjelaskan bahwa program berbagi yang dilakukan yayasannya tidak hanya berlangsung di Pangandaran, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia.
Secara keseluruhan, yayasan tersebut telah menyalurkan lebih dari 10.800 porsi takjil di berbagai wilayah. Khusus di Kabupaten Pangandaran, total takjil yang sudah dibagikan mencapai sekitar 4.372 porsi, ditambah 2.000 porsi dalam kegiatan kali ini.
Selain Pangandaran, kegiatan berbagi juga dilaksanakan di sejumlah daerah lain seperti Ciamis, Banjar, Cilacap, Garut, Bogor, hingga wilayah Aceh yang terdampak bencana.
“Ini semua dari kaum muslimin untuk kaum muslimin. Tujuannya untuk berbagi dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihak yayasan bahkan berencana menggelar kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar pada Ramadan tahun depan.
“Insya Allah kemungkinan tahun depan kita adakan lagi dan mungkin lebih besar lagi,” pungkasnya.