8 Orang PSK Pangandaran Diduga AIDS


8 Orang PSK Pangandaran Diduga AIDS

Pangandaran,myPangandaran.com-Sedikitnya 58 orang Pekerja Seks Komersil (PSK) di sejumlah tempat di wilayah Ciamis selatan, Kab. Ciamis, diperiksa Dinas Kesehatan Kab. Ciamis, Sabtu dan Minggu (2-3/10). Pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan lanjutan dari kegiatan Survei HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PMS) pada Juli 2010.

Keterangan diperoleh , menurut hasil survei Juli lalu, sebanyak 8 PSK di Ciamis selatan diduga positif terkena HIV/AIDS. Karena itu, Dinas Kesehatan Kab. Ciamis kemudian melakukan pemeriksaan kembali.

"Untuk melengkapi pemeriksaan terdahulu, kami sengaja melakukan pemeriksaan kembali. Seperti yang dilakukan Juli lalu kami pun kembali mengambil sampel darah mereka (PSK) untuk diperiksa," kata Kepala Dinas Kesehatan Ciamis drg. Dendy R Sukarjo yang memimpin langsung pemeriksaan.

Kegiatan tersebut melibatkan hampir seluruh komponen Dinkes Ciamis. Mereka antara lain Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dr Yoyo, Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit dan Bencana (P4B) Osep Hernandi, Kabid Sumber Daya Kesehatan Rahmat Jumawan, dan Kasi Promosi Kesehatan Drs Endang Supriatna MSi. Pemeriksaan melibatkan petugas kesehatan dari empat Puskesmas di wilayah Ciamis selatan yakni Pangandaran, Cikembulan, Sidamulih dan Parigi.

Dalam keterangannya, Dendy mengatakan, pemeriksaan atas orang terduga HIV/AIDS, tidak bisa dilakukan satu kali. Untuk memastikan seseorang terindikasi positif HIV, diperlukan pemeriksaan sedikitnya tiga kali pemeriksaan laboratorium. "Ya, pemeriksaan sedikitnya harus tiga kali. Hal itu guna menghindari terjadinya kesalahan data serta menyakinkan hasil pemeriksaan sebelumnya," katanya.

Dia mengatakan, dalam pemeriksaan Sabtu dan Minggu, sedikitnya 58 PSK diperiksa dan diambil sampel darahnya. Sampel darah tersebut selanjutnya akan dikirim ke Balai Pengembangan Laboratorium Kesehatan Jabar (BPLKJ) yang ada di Bandung. PSK yang diperiksa dan diambil sampel darahnya tersebut berasal dari sejumlah tempat di Ciamis selatan. Antara lain dari kawasan Pasar Wisata, Komplek Pamugaran, Obyek Wisata Batuhiu di Kecamatan Parigi, dan Batukaras, Cijulang.

Dendy berharap, dengan melakukan pemeriksaan tersebut, PMS dan penyebaran HIV/AIDS bisa terpantau. Dia meyakinkan, bahwa jika tim survey menemukan kasus HIV/Aids maupun kasus PMS lainnya, Dinas kesehatan akan secepatnya melakukan tindakan pengobatan.

Sumber PikiranRakyat



#




Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda
Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Peristiwa Lainnya
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini