Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran
Oleh Amin Pnd | Sabtu, 20 Juni 2026 14:03 WIB | 42 Views
PANGANDARAN – Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran memadati Lapang Merdeka pada Sabtu (20/6/2026) pagi untuk mengikuti Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Pangandaran. Kegiatan yang berlangsung gratis bagi masyarakat tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sekaligus ajang sosialisasi nilai-nilai perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno.
Selain jalan sehat dan senam massal, panitia juga menggelar donor darah serta menyediakan berbagai doorprize dengan total nilai mencapai Rp60 juta. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hingga pengundian hadiah yang menghadirkan beragam hadiah menarik, mulai dari sepeda listrik, sepeda gunung, televisi LCD, kulkas, mesin cuci, hingga kompor gas. Acara turut dimeriahkan hiburan musik dari grup Mustika Paksi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno bertujuan mengenalkan kembali pemikiran, perjuangan, dan keteladanan Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, khususnya kepada generasi muda. Menurutnya, masih banyak generasi milenial dan Gen Z yang belum memahami sosok Bung Karno secara utuh akibat minimnya pembelajaran sejarah pada masa lalu.
“Anak-anak muda sekarang yang berusia 17 atau 20 tahun ke bawah tentu tidak mengenal Bung Karno secara personal. Bahkan saya yang lahir tahun 1965 pun tidak mengenal sosok beliau secara utuh karena beliau wafat pada 1970,” ujar Jeje di sela kegiatan.
Untuk menjangkau kalangan muda, PDIP Pangandaran memilih pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini, seperti olahraga, seni, dan media sosial. Sejumlah agenda telah disiapkan, di antaranya turnamen bola voli antar-desa di seluruh kecamatan serta lomba paduan suara tingkat SMA dan SMK yang membawakan lagu-lagu bertema perjuangan.
“Sekarang orang malas membaca buku dan sebagainya. Maka dengan cara inilah, lewat media sosial dan komunikasi langsung, masyarakat bisa kembali mengenal sosok Bung Karno,” katanya.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, DPC PDIP Pangandaran juga tengah menyiapkan pementasan tari kolosal yang mengangkat perjalanan perjuangan Bung Karno. Pertunjukan yang akan melibatkan Sanggar Rengganis tersebut direncanakan tampil pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.
Pementasan akan memadukan legenda lokal Ronggeng Gunung dengan narasi sejarah nasional perjuangan Bung Karno. Salah satu pesan utama yang ingin disampaikan adalah sikap kenegarawanan Bung Karno yang memilih menghindari pertumpahan darah pada masa transisi politik menuju Orde Baru.
“Meskipun beliau saat itu menjabat sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, beliau memilih tidak melawan. Beliau lebih memilih berkorban demi bangsa dan negara. Nilai-nilai seperti ini yang harus disosialisasikan kepada masyarakat,” tegas Jeje.