Pangandaran - Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) mengimbau masyarakat, aparatur pemerintahan, hingga pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan melalui aplikasi pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat maupun instansi di lingkungan Pemkab Pangandaran.
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari mengatakan, aksi penipuan tersebut dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan menggunakan nomor WhatsApp palsu dan berpura-pura menjadi pejabat pemerintah daerah, Selasa (12/5/2026).
Berdasarkan laporan dan temuan terbaru dari Tim Pangandaran Saber Hoaks, terdapat sejumlah nomor yang teridentifikasi digunakan dalam aksi penipuan tersebut. Salah satunya nomor +62 823-1206-6515 yang mengaku sebagai Resky, ADC atau ajudan Wakil Bupati Pangandaran. Pelaku menggunakan modus meminta arahan untuk menghubungi pihak lain hingga meminta nomor kontak tertentu.
Selain itu, ditemukan pula nomor +62 822-7764-9516 yang mengaku berasal dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim). Oknum tersebut berpura-pura ingin menyambungkan telepon dari Bupati Pangandaran kepada salah seorang pengusaha hotel di Kabupaten Pangandaran.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa pesan maupun komunikasi dari nomor-nomor tersebut adalah hoaks dan merupakan tindak penipuan. Pemkab Pangandaran menegaskan bahwa pimpinan daerah maupun instansi resmi pemerintah memiliki prosedur komunikasi yang jelas dan tidak pernah meminta nomor kontak pihak ketiga, transfer uang, maupun melakukan komunikasi mendadak melalui nomor pribadi yang tidak terverifikasi.
Diskominfo Kabupaten Pangandaran juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan dari nomor tak dikenal. Masyarakat diminta untuk tidak memberikan nomor kontak orang lain, tidak menuruti permintaan transfer uang atau permintaan mencurigakan lainnya, serta selalu melakukan verifikasi atau cross-check melalui akun media sosial resmi instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Masyarakat yang menemukan modus serupa diminta segera melaporkannya melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Pangandaran atau melalui layanan Pangandaran Saber Hoaks di akun Instagram @pangandaransaberhoaks.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari hoaks serta penipuan.
