Run Race Ramadan 2026, Satlantas Polres Pangandaran Ubah Tradisi Balap Liar Jadi Lomba Lari


Run Race Ramadan 2026, Satlantas Polres Pangandaran Ubah Tradisi Balap Liar Jadi Lomba Lari

PANGANDARAN - Keheningan malam Ramadan di pesisir Pangandaran kini tak lagi dipecah raungan knalpot liar. Di bawah cahaya lampu jalan yang temaram, suara yang terdengar justru derap langkah para pelari muda yang bersiap memacu kecepatan di garis start, menjadikan jelang sahur sebagai panggung kompetisi yang lebih tertib dan bermakna.

 
Suasana malam Ramadan di Pangandaran berubah melalui kegiatan Run Race Ramadhan Pangandaran 2026 yang digelar oleh Satlantas Polres Pangandaran Polda Jawa Barat. Ajang lari cepat ini menjadi alternatif kegiatan positif bagi generasi muda agar terhindar dari aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari selama bulan puasa.
 
Pembukaan kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, didampingi Kasatlantas Polres Pangandaran AKP Yudi Risnandar.
 
Ajang sprint yang digagas jajaran Satlantas Polres Pangandaran ini bukan sekadar lomba lari biasa. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang penyaluran energi anak muda ke arah yang lebih positif, sportif, dan terorganisir.
 
Event tahunan ini juga disebut hadir dengan konsep yang lebih tertata dibanding tahun sebelumnya. Panitia menyiapkan lintasan sepanjang 100 meter yang akan menjadi arena bagi para pelari lokal menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah suasana Ramadan.
 
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kasatlantas AKP Yudi Risnandar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan generasi muda sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama Ramadan.
 
“Ini adalah wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi mereka sebelum sahur. Daripada diisi dengan kebut-kebutan atau aktivitas yang meresahkan, lebih baik adu cepat secara sportif dan terorganisir,” ujar AKP Yudi, Kamis (5/3/2026).
 
Menurutnya, Run Race Ramadhan bukan sekadar kompetisi mencari siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membangun budaya kompetisi sehat di kalangan remaja.
 
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Pangandaran ingin menunjukkan bahwa pendekatan humanis dapat menjadi solusi dalam meredam potensi gangguan ketertiban. Polisi tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga menghadirkan kegiatan alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
 
Selain kompetisi lari, panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi para pemenang. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat, disiplin, serta sportivitas para peserta.
 
“Selain sebagai ajang kegiatan positif sebelum sahur, kami juga menyiapkan hadiah sebagai bentuk penghargaan bagi peserta yang berprestasi. Harapannya ini menjadi motivasi agar anak muda semakin tertarik mengikuti kegiatan yang sehat dan tertib,” tambahnya.
 
Meski nominal hadiah tidak dirinci secara terbuka, panitia memastikan para pemenang akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan, hingga bonus pembinaan pada setiap kategori perlombaan.
 
Kegiatan ini akan berlangsung di Jalan Bulak Laut Timur, Pangandaran, pada Sabtu, 7 Maret 2026 mulai pukul 00.00 WIB hingga selesai. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp25 ribu per peserta, dan setiap pelari akan mendapatkan fasilitas air minum gratis dari panitia.
 
Antusiasme masyarakat diperkirakan meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya. Remaja, komunitas lari, hingga warga sekitar diprediksi akan memadati area lomba untuk menyaksikan jalannya kompetisi menjelang waktu sahur.
 
Panitia juga menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lomba. Setiap peserta wajib mengikuti ketentuan teknis yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan bersama. Aparat kepolisian turut disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
 
Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk transformasi suasana malam Ramadan di Pangandaran. Jika sebelumnya identik dengan potensi kebisingan dan balap liar, kini bergeser menjadi kompetisi sehat yang mendorong semangat sportivitas.
 
Langkah Satlantas Polres Pangandaran tersebut pun mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga menilai kegiatan ini sebagai solusi kreatif dalam menjaga ketertiban tanpa menghilangkan semangat kebersamaan khas Ramadan.
 
Run Race Ramadhan Pangandaran 2026 bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga perubahan cara pandang. Energi anak muda yang sebelumnya berpotensi memicu keresahan kini diarahkan menjadi prestasi dan kegiatan yang lebih bermanfaat.





Komunitas Lainnya
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini