Sistem Triase di IGD: Bukan Siapa Cepat Datang yang Dilayani, Tapi Siapa Paling Gawat
Oleh Amin Pnd | Minggu, 01 Maret 2026 10:00 WIB | 11 Views
PANGANDARAN – Banyak masyarakat masih beranggapan bahwa pasien yang datang lebih dulu ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan mendapatkan pelayanan terlebih dahulu. Padahal, dalam praktik medis di rumah sakit, penanganan pasien di IGD menggunakan sistem triase, yaitu metode pemilahan pasien berdasarkan tingkat kegawatannya.
Melalui sistem ini, tenaga medis akan menentukan prioritas penanganan berdasarkan kondisi medis pasien, bukan berdasarkan urutan kedatangan. Artinya, pasien dengan kondisi paling kritis akan ditangani terlebih dahulu demi menyelamatkan nyawa.
Apa Itu Sistem Triase?
Triase merupakan sistem penilaian cepat yang digunakan tenaga kesehatan untuk menentukan tingkat kegawatan pasien ketika tiba di IGD. Sistem ini bertujuan agar pasien yang membutuhkan pertolongan segera bisa langsung mendapatkan penanganan medis.
Dalam praktiknya, triase dibagi menjadi beberapa kategori yang ditandai dengan warna.
1. Kategori Merah (Gawat Darurat)
Kategori merah merupakan kondisi paling kritis yang mengancam nyawa dan harus segera ditangani.
Beberapa contoh kondisi dalam kategori ini antara lain:
- Henti napas atau henti jantung
- Serangan jantung
- Gangguan sirkulasi atau syok
- Pendarahan hebat
- Kejang yang sedang berlangsung
- Cedera kepala berat
Pasien dalam kategori ini akan langsung mendapatkan tindakan medis tanpa menunggu.
2. Kategori Kuning (Darurat Tidak Gawat)
Kategori kuning merupakan kondisi darurat namun tidak langsung mengancam nyawa, meskipun tetap membutuhkan penanganan medis.
Contohnya:
- Patah tulang
- Demam tinggi di atas 39 derajat Celsius
- Diare dengan dehidrasi
- Asma
- Cedera kepala sedang
- Luka bakar atau luka robek
Pasien dalam kategori ini akan ditangani setelah pasien kategori merah.
3. Kategori Hijau (Tidak Gawat Darurat)
Kategori hijau adalah kondisi yang tidak mengancam nyawa dan biasanya bisa menunggu.
Contohnya:
- Mual dan muntah
- Diare tanpa dehidrasi
- Luka lecet
- Batuk pilek
- Sakit kepala
- Demam ringan
Pasien dalam kategori ini biasanya akan menunggu lebih lama dibanding pasien dengan kondisi lebih serius.
4. Kategori Hitam
Kategori hitam digunakan untuk pasien yang telah meninggal dunia atau tidak memiliki harapan hidup meskipun dilakukan tindakan medis.
Edukasi untuk Masyarakat
Melalui sosialisasi sistem triase ini, rumah sakit berharap masyarakat dapat memahami bahwa pelayanan di IGD bukan berdasarkan siapa yang datang lebih dulu, melainkan siapa yang paling membutuhkan pertolongan segera.
Dengan sistem ini, diharapkan setiap pasien mendapatkan penanganan yang tepat sesuai tingkat kegawatannya sehingga keselamatan pasien dapat menjadi prioritas utama.
RSUD Pandega Pangandaran Siap Melayani
Dalam situasi darurat, RSUD Pandega Pangandaran siap memberikan pelayanan terbaik.
Jangan ragu untuk menghubungi nomor darurat (0265) 7503045 atau pusat informasi (0265) 7503044.
Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui situs web rsudpandega.pangandarankab.go.id atau melalui WhatsApp Humas di 0821-2005-6071.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja.