Wisata dan Kuliner
Asyiknya Snorkeling di Pasir Putih Pangandaran

Asyiknya Snorkeling di Pasir Putih Pangandaran

PANGANDARAN memang menyimpan banyak objek wisata yang menawan, mulai dari pantainya yang begitu indah, Cagar Alam Pananjung, Batu Karas dan Batu Hiu, Cukang Taneuh (Grand Canyon), Pasar Wisata dan tempat makan sea food, panorama alam bawah laut, hingga keberadaan Pantai Pasir Putihnya yang bersebelahan dengan Cagar Alam Pananjung.

Bila ke Pangandaran, cobalah untuk menyempatkan diri berkunjung ke Pasir Putih. Dari Pantai Barat Pangandaran, akan terlihat di sebelah kiri hamparan Pantai Pasir Putih dengan berlatar belakang Cagar Alam Pananjung sebagai kawa-san konservasi flora dan fauna. Pemandangan elok yang ditawarkan Pantai Pasir Putih, sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja.

Dari Pantai Barat, para pengunjung bisa menggunakan perahu ke Pasir Putih. Sebelum ke Pasir Putih, dari atas perahu kita dapat menikmati panorama alam bawah laut yang begitu indah. Selain menggunakan perahu, untuk sampai ke Pasir Putih bisa pula dengan berjalan kaki menyusuri kawasan wisata Cagar Alam Pananjung.

Di Pasir Putih, kita dapat menikmati snorkeling (menyelam sambil menikmati biota bawah laut, red). Namun jangan membayangkan snorkeling di sini lengkap dengan tangki oksigennya. Sebab peralatan yang ditawarkan sangat sederhana, cukup dengan menggunakan pelampung, kacamata selam, sepatu selam, dan alat pernapasan biasa.

Namun sensasi yang dirasakan sangat luar biasa. Apalagi sewa peralatan tersebut tidak mahal, dalam artian masih terjangkau oleh kocek wisatawan. Tak hanya orang dewasa, bocak-bocah usia SD juga tampak asyik menyelam di Pasir Putih yang tidak terlalu dalam tersebut.

Orang tua mereka bisa mengawasi sambil ikut berenang, karena rata-rata kedalamannya hanya semeter. Hanya terkadang gelombang keras menghantam, sehingga "penyelam" terombang-ambing dan harus melihat daratan agar tidak terseret ke tengah laut.

Memang kehidupan bawah laut yang terlihat, hampir kebanyakan merupakan ikan-ikan kecil serta terumbu karang dan bebatuan. Namun semua itu tak membuat pengunjung berpaling, mereka terus terbuai oleh kenyamanan snorkeling di Pantai Pasir Putih Pangandaran.

Sayangnya aktivitas menyelam di kawasan itu kerap terganggu oleh kedatangan perahu tempel, yang berlabuh mengangkut para wisatawan dari Pantai Barat. Terkadang cukup membahayakan bagi perenang atau penyelam yang tengah menikmati indahnya Pasir Putih.

Salah satu keistimewaan dari Pasir Putih ini, meski tujuh tahun lalu Pangandaran diterjang Tsunami, namun tidak terlalu merusak kawasan ini. Karang-karang yang ada di dalamnya masih tetap kokoh dan menjadi tempat berenang ikan-ikan kecil yang menghibur wisatawan.

Bisa dikatakan, panorama yang ditawarkan Pasir Putih menjadi salah satu daya tarik untuk mengembalikan tingkat kunjungan wisatawan ke sana. Pasir Putih dengan snorkelingnya memang bisa menjadi objek wisata unggulan bagi kawasan Pangandaran. Pasir Putih memang beda dan selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Sumber Galamedia



#




Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda
Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata dan Kuliner Lainnya
​Bukit Pilar Pesona di Pinggiran Pangandaran
​Bukit Pilar Pesona di Pinggiran Pangandaran
Kamis, 16 Maret 2017 09:51 WIB
Pesona Pangandaran sebagai kabupaten pariwisata tentunya tak akan ada habisnya dari pantai nya yang mempesona, gua gua yang indah dan bukit bukitnya yang tak kalah indah tentunya, dengan 10 kecamatan yang ada tentunya memiliki pesona masing masing d setiap kecamatanya. Kali ini mimin akan membahas salah satu pesona kecamatan tertinggi di ujung kabupaten Pangandaran yaitu kecamatan Langkaplancar.
Kisah Mas Kelik Setahun di Langkaplancar
Kisah Mas Kelik Setahun di Langkaplancar
Rabu, 21 Desember 2011 10:21 WIB
Hari ini, setahun yang lalu, pertama kali saya menginjakkan kaki di tatar galuh. Maksud saya, benar-benar mengnjakkan kaki. Bukan sekedar melintas seperti biasanya kalau saya mudik ke Jogja. Hawa panas musim kemarau menyambut saya yang datang dari Bandung dengan berkendara roda dua
Menyatunya Dua Matahari di Pangandaran
Menyatunya Dua Matahari di Pangandaran
Minggu, 24 April 2011 14:06 WIB
Tempat ini ternyata jauh lebih baik dari yang saya bayangkan. Semula saya pikir Pantai Pangandaran di Jawa Barat selatan itu hanyalah seperti pantai-pantai di Jawa lainnya: ditangani dengan selera lokal yang sangat berbau "pemda" dan pantainya begitu-begitu saja.
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini