Politik dan Pemerintahan
Menuju Pangandaran Satu, Kombinasi Dua Generasi Dua Karakter

Menuju Pangandaran Satu, Kombinasi Dua Generasi Dua Karakter

Sejenak bermimpi, semoga menjadi sebuah kenyataan semoga Pangandaran kelak dipimpin oleh pasangan yang solid tetapi berasal dari dua generasi dan dua karakter yang bukan saling bertentangan tetapi saling melengkapi.

Kemajuan jaman dan teknologi terkadang dianggap hal yang biasa oleh generasi sepuh, padahal pemerintahan yang baik saat ini perlu didukung oleh perkembangan teknologi, kita tidak bisa lagi bicara pembuatan KTP contoh sederhananya dengan cara manual, dibantu dengan teknologi, pengolahan sampah, design tata ruang, penyebaran informasi bahkan proses administrasi dipemerintahan harus didukung teknologi.

Pangandaran sebagai daerah wisata dan agrobisnis sudah selayaknya disentuh teknologi, teknologi pertanian, teknologi perikanan harus terus diimplementasi, mungkin kang Warino Si Kepis bisa share betapa banyak teknologi baru dalam dunia agrobisnis. Promosi wisata tidak hanya mungkin dari pameran ke pameran, pemanfaatan teknologi harus benar-benar dijalankan. Ke-updatean tentang tren, perkembangan zaman dan teknologi inilah yang dimiliki oleh generasi muda.

Tapi disisi lain butuh sosok yang santun, masih berpegang erat pada normal-norma yang ada, kental akan adat budaya, dan ini yang dimiliki oleh generasi sepuh.
Diluar itu semua, harus ada kemampuan manajerial yang bagus dikeduanya, kepemimpinan yang tegas tetapi bijaksana, paham sistem pemerintahan dan lika likunya dan mampu memilih pembantu-pembatu terbaik yang akan memimpin dinas-dinas dibawahnya.Jika kedua generasi ada dalam pucuk pimpinan Pangandaran dan solid bekerja, insyaAllah Pangandaran bisa maju dan sejahtera.

Dua Karakter yang berbeda juga akan sangat menguntungkan, kalau boleh bermimpi saya memilih satu lembut dan dekat dengan masyarakat, yang satu detail dan keras untuk urusan birokrasi. Jadi pembagian peran antara bupati dan wakil bupati begitu ketara, bisa berganti posisi sesekali.

Siapapun bupati dan wakil bupatinya kelak semoga Amanah, jujur dan takut akan Allah. Apa yang saya share diatas hanya sebagian kecil saja, rasanya percuma jika rasa amanah, jujur tidak ada. Semoga Allah meridhoi setiap langkah kita untuk Pangandaran yang lebih baik. Aamiin.



#




Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda
Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Politik dan Pemerintahan Lainnya
Tugu Welcome to Pangandaran, Kenapa Jadi Warna Emas?
Tugu Welcome to Pangandaran, Kenapa Jadi Warna Emas?
Jum'at, 02 Desember 2011 17:26 WIB
Kuciwa, begitu kata terlontar dari big bosku dulu untuk mengomentari sebuah hasil design terburuk yang pernah dilihat. Tiada lain alias tiada bukan, Kuciwa adalah kata plesetan dari kata KEKECEWAAN yang teramat sangat.
Menunggu Jalur Kereta Banjar Pangandaran Kembali Dibuka, Segerakah?
Menunggu Jalur Kereta Banjar Pangandaran Kembali Dibuka, Segerakah?
Senin, 07 Oktober 2013 12:05 WIB
Hari ini saya membaca sebuah berita menarik di InilahKoran, kenapa menarik? berita pembukaan kembali jalur kereta yang mati di Indonesia memang satu hal yang menarik, bagaimana tidak dikala negara lain membuka jalur baru justru di Indonesia
Pangandaran, Primadona yang Tak Berseka
Pangandaran, Primadona yang Tak Berseka
Kamis, 08 September 2011 20:41 WIB
Secara geografis lokasi wisata Pantai Pangandaran termasuk bagian dari wilayah Kabupaten Ciamis jawa barat. Untuk mencapai lokasi, dari kota Ciamis kita harus melewati kota Banjar, Banjarsari, lalu desa kali Peucang sebelum sampai di obyek wisata Pantai Pangandaran.
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini