Putra Asli Pangandaran Tembus Jurnal Internasional Q1, Inovasi SIJALU Mendunia
Oleh Redaksi | Kamis, 30 Juli 2026 15:33 WIB | 65 Views
PANGANDARAN - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Pangandaran. Gunawan Muhaemin, Owner Rumah Luka Pangandaran sekaligus mahasiswa Program Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi Quartile 1 (Q1)melalui artikel berjudul “Development of a Mobile Application for Wound Severity Detection and Modern Dressing Selection."
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting, mengingat jurnal Q1 merupakan kelompok jurnal ilmiah dengan reputasi tertinggi di tingkat internasional. Setiap artikel yang diterbitkan harus melalui proses peer review yang ketat, memenuhi standar metodologi penelitian, memiliki unsur kebaruan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Artikel tersebut merupakan hasil penelitian dan pengembangan SIJALU (Sistem Informasi Jaringan Luka), sebuah aplikasi berbasis mobile yang dirancang untuk membantu tenaga kesehatan mendeteksi derajat luka secara lebih objektif sekaligus memberikan rekomendasi pemilihan balutan modern berdasarkan karakteristik luka. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi asesmen, mempercepat pengambilan keputusan klinis, serta mendukung praktik perawatan luka berbasis bukti (evidence-based wound care).
Keberhasilan menembus jurnal internasional Q1 melengkapi deretan prestasi SIJALU yang sebelumnya telah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Inovasi tersebut berhasil meraih Juara 1 Debat Inovasi Nasional dan Juara 1 Oral Presentation, menunjukkan bahwa SIJALU tidak hanya unggul dari sisi penelitian, tetapi juga dinilai memiliki nilai inovasi dan potensi implementasi yang tinggi.
Gunawan Muhaemin yang dikenal sebagai praktisi perawatan luka sekaligus penggiat inovasi kesehatan menjelaskan bahwa pengembangan SIJALU berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, tenaga kesehatan masih menghadapi tantangan dalam melakukan penilaian derajat luka secara konsisten dan menentukan balutan modern yang sesuai dengan kondisi pasien. Melalui pemanfaatan teknologi digital, SIJALU diharapkan menjadi solusi yang praktis, cepat, dan mudah digunakan dalam mendukung pelayanan kesehatan.
"Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan penelitian, pengembangan aplikasi, penyempurnaan artikel ilmiah, hingga melewati proses penelaahan oleh para reviewer internasional. Saya berharap SIJALU dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan secara lebih luas sehingga memberikan manfaat nyata bagi tenaga kesehatan dan masyarakat," ujar Gunawan.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Pangandaran, untuk terus berkarya dan berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang terus mendorong budaya riset dan publikasi internasional di kalangan mahasiswa. Dukungan dosen pembimbing, lingkungan akademik, dan semangat kolaborasi menjadi bagian penting dalam lahirnya penelitian yang mampu memberikan dampak bagi dunia kesehatan.
Bagi masyarakat Pangandaran, capaian ini menjadi bukti bahwa putra daerah mampu menghadirkan inovasi yang diakui dunia. Dari sebuah daerah pesisir di selatan Jawa Barat, lahir sebuah karya ilmiah yang tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga membawa nama Pangandaran ke panggung akademik internasional.
Melalui SIJALU, Gunawan Muhaemin berharap inovasi karya anak bangsa dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan Indonesia, khususnya di bidang perawatan luka, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di berbagai fasilitas kesehatan.
Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran.
Kirimkan tulisan anda melalui
Kontribusi dari Anda
Berikan Komentar Via Facebook