KKN PPM UGM Sinarang Kalipucang Dorong Promosi Digital Penutupan Hajat Laut di Palataran Agung
Oleh Darlene Jessica Kimbal | Senin, 03 Agustus 2026 20:21 WIB | 16 Views
KALIPUCANG, PANGANDARAN – Rangkaian Hajat Laut tahun 2026 di pesisir Kabupaten Pangandaran resmi ditutup melalui prosesi yang sarat makna di Pantai Palatar Agung, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang pada Kamis (16/7/2026).
Pelaksanaan hajat laut tahun ini mencatatkan dimensi kolaboratif yang mempererat kebersamaan antara masyarakat pesisir lokal Kalipucang sekaligus menjadi perayaan ungkapan syukur atas hasil laut dan sebagai simbol pelestarian budaya lokal.
Susunan acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan dan doa syukur bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, serta memohon keselamatan dan keberkahan bagi para nelayan. Setelah rangkaian sambutan dari tokoh masyarakat, suasana semakin semarak dengan pementasan seni angklung yang memadukan harmoni budaya Sunda sebelum memasuki prosesi puncak, yakni pelarungan sesajen ke laut lepas.
Signifikansi acara ini mendapat sorotan langsung dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Kepala Dinas Perikanan, Kelautan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, yang hadir mewakili jajaran birokrasi, memberikan apresiasi penuh atas konsistensi warga dalam merawat tradisi.
"Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya Hajat Laut ini dan turut menyampaikan salam hangat dari Ibu Bupati Pangandaran. Esensi dari Hajat Laut bukanlah sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud manifestasi rasa syukur kepada Sang Pencipta atas kekayaan sumber daya bahari. Kami berharap kelestarian tradisi ini membawa manfaat ekonomi yang nyata sekaligus keberkahan bagi seluruh masyarakat pesisir," paparnya dalam sambutan.
Satu hal yang membedakan pelaksanaan Hajat Laut tahun ini adalah keterlibatan langsung Tim KKN Sinarang Kalipucang Universitas Gadjah Mada, yang tengah melakukan pengabdian masyarakat di Desa Bagolo dan Desa Banjarharja. Sebagai satu-satunya perwakilan KKN UGM di wilayah Pangandaran, tim ini turut mengambil langkah untuk berkolaborasi dan diajak untuk berkolaborasi dengan panitia lokal dalam memastikan kelancaran acara, serta optimalisasi dokumentasi digital dan kampanye media sosial guna memperluas jangkauan promosi pariwisata budaya tersebut kepada publik eksternal.
Pelarungan yang berlangsung lancar di perairan Kalipucang ini menjadi simbol
ketahanan budaya yang berhasil dirawat melalui gotong royong lintas sektor, serta menjadikan Pantai Palataran Agung sebagai destinasi yang patut diperhitungkan di peta pariwisata Pangandaran.
Penulis: Darlene Jessica Kimbal
Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran.
Kirimkan tulisan anda melalui
Kontribusi dari Anda
Berikan Komentar Via Facebook