Apa dan Siapa
Laura Hermawati, Pencinta Travelling yang Tetap Cinta Pangandaran

Laura Hermawati, Pencinta Travelling yang Tetap Cinta Pangandaran

Laura Hermawati, bagi warga Pangandaran tentu tidak asing lagi sosok gadis cantik yang satu ini, selain terkenal mudah akrab, Ola begitu panggilan sehari-harinya juga tampak berbeda dengan warga Pangandaran pada umumnya, ya karena Ola memang perpaduan antara Indonesia dengan Prancis alias Indo. Ola lahir di Pangandaran 6 Desember 1989 dari keluarga dengan berbagai campuran budaya karena sang ibu berasal dari Perancis dan Sang Ayah dari Indonesia. Tapi perbedaan budaya itu bukan menjadi kesulitan bagi keluarga Ola, justru kita semakin "kaya" akan budaya. Ola sendiri saat ini menguasai dengan baik bahasa yaitu Indonesia, Jawa, Sunda, Perancis dan Inggris. Saat ini Ola sedang Kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dan menjadi salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari BRI. Sementara itu, Orang tua Ola bekerja sebagai wirausaha tempat penginapan yaitu mini tiga dan mini dua homestay.

Keluarga Ola selain dikenal ramah, ternyata adalah keluarga Pencinta Pantai. "Keluarga kami pecinta pantai, musik, dan mamaku mama super gaul yang bisa jadi apa aja..mama,teman,kaka. she is great." Ujar Ola dalam salah satu kesempatan saat dihubungi myPangandaran.com.

Bila anda warga Bandung, bila dicermati ternyata wajah cantik satu ini pernah menghiasi berbagai sudut dikota Bandung, Ya, Ola memang pernah menjadi salah satu model produk yang memasang Baligo-baligo besar selama Desember 2011 kemarin, selain kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung yang saat ini menginjak semester 6 di jurusan Hospitality (perhotelan,red) Ola juga mempunya aktifitas di dunia modeling bahkan sejak kecil Ola tercatat pernah menjadi juara favorit di pemilihan Putri Pariwisata Pangandaran, aktifitas lain yang Ola lakukan adalah didunia teater, Ola sempat ikut di garapan teater "Ladang Perminus" yang tampil di beberapa kota besar. Namun semua aktifitas yang dilakukanya ternyata dalam satu garis mimpi Ola, "I have a dream and it is green, alam adalah teman saya" tutur ola.

Sebagai pecinta Travelling tentu banyak tempat yang pernah Ola kunjungi, saat myPangandaran menanyakan apa saja keunikan yang ada ditempat-tempat itu ola mengungangkapkan bahwa berbagai tempat pernah Ola kunjungi, diantaranya Kepulauan Seribu, Ujungkulon, Panaitan, Pulau Peucang, Banda Aceh, Sabang, Australia (sidney), Perancis (Paris & Saint piere Quiberon), Bali, Sancang, Nusakambangan, dan pastinya sekeliling pangandaran serta banyak pantai lainnya.

"Nah ini pertanyaan paling bikin bingung. semua tempat-tempat itu punya daya tarik tersendiri. tapi kalau favorit dikasih bocoran ya.. Sabang itu keren BANGET !" jawab ola saat ditanya tentang Objek Wisata terindah.

Laura Ola Hermawati

Walaupun Ola suka travelling dan mengagumi berbagai tempat wisata diluar sana, tapi kecintaan terhadap Pangandaran tidak ada habisnya, selain Pangandaran merupakan Tanah Kelahirannya, menurut Ola, Pangandaran menyimpan potensi yang sangat luar biasa.

"Pangandaran itu sangat indah dengan berbagai daya tarik wisatanya yang bukan hanya pantai, sayang sekali penataan nya kurang baik. saya sedih setiap kali melihat keindahan pangandaran yang tertutup oleh warung-warung yang menutupi pesisir pantai , Sampahnya, bahkan pintu masuk pangandaran yang menjadi citra awal saat orang sampai pangandaran pun terlihat kurang menarik, tapi diluar itu, apabila dibandingkan dengan objek wisata lain pangandaran tidak kalah, dimana lagi kita bisa melihat mata hari terbit dan terbenam di satu wilayah, Green Canyon, citumang, semuanya sangat keren dan indah ! penataan daerah pariwisata mungkin tempat lain lebih baik, tapi potensi pariwisata Pangandaran sangatlah baik ! " ungkap Ola.

Suatu saat myPangandaran tak terlewat untuk menanyakan apa harapan Mojang Satu ini untuk Pangandaran dan Ola mengungkapkan bahwa harapan Ola untuk pangandaran sangatlah banyak, Pertama Ola ingin pangandaran dikelola dengan sangat serius sebagai kawasan pariwisata (agar ekonomi penduduk pun dapat berkembang) seperti : pemisahan daerah berenang dengan perahu nelayan, larangan pembuatan bangunan di tepian pantai, dan yang paling penting adalah kesadaran Masyarakat akan kebersihan, Bukankah di pangandaran banyak hotel besar? kenapa tidak diberi kewajiban untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya (misalnya dipantai depan hotel tersebut).

Harapan saya semoga pangandaran bisa menjadi Objek wisata bertaraf Internasional,dan saat itu terjadi saya harap Pangandaran sudah "Siap". Tambah Ola.

"Ooo iya, aksesibilitas ke Pangandaran juga agak susah ya..jalanan yg rusak, jarangnya travel, mudah-mudahan suatu hari ada jalan tol bandung pangandaran atau kereta api aktif lagi (mimpi kali ye. hihi) semoga pangandaran tetap asri , maju , dan berkembang dalam segala hal, bukan hanya pariwisata,tapi semuanya, dan warganya hidup damai dan sejahtera. kita semua setuju..cinta pangandaran." tambah Ola saat mengakhiri perjumpaan dengan myPangandaran.

Satu lagi untuk pembaca semuanya, selain traveling dan segudang aktifitas lainnya ternyata Ola senang menulis lho, silahkan kunjungi rumah maya milik Ola di thebeachlovesme.blogspot.com



#




Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda
Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Apa dan Siapa Lainnya
Abah Enju, Maestro Wayang Golek dan Kisah Golok Ukir Pangandaran
Abah Enju, Maestro Wayang Golek dan Kisah Golok Ukir Pangandaran
Kamis, 20 Juni 2019 11:20 WIB
Hidup secara sederhana di rumahnya yang terletak persis pinggir sawah di Citumang tepatnya di Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Abah Enju beserta Istrinya tinggal disana. Setiap pagi ditemani secangkir kopi dan sebatang rokok pisau raut mulai menari diatas kayu mengukir kayu kecil menjadi gagang golok nan indah
Catherine Hirigoyen, Merindukan Pangandaran Tempo Dulu
Catherine Hirigoyen, Merindukan Pangandaran Tempo Dulu
Senin, 12 September 2011 10:53 WIB
Wajah keibuan dari seorang wanita asal Prancis ini selalu teringat jelas bagi warga Pangandaran, khususnya saya. Siapa dia? Ya anda benar sekali..Catherine Hirigoyen, sosok ramah yang akan selalu menjadi bukti bahwa Pangan
Jajang Nurjaman,Sang Motivator Gerakan Beach Clean Tanpa Pamrih
Jajang Nurjaman,Sang Motivator Gerakan Beach Clean Tanpa Pamrih
Jum'at, 09 Desember 2011 10:09 WIB
Berangkat dari keprihatinannya terhadap kondisi pantai Pangandaran. Jajang Nurjaman, seorang pemandu wisata di Pangandaran memberanikan diri turun ke pantai untuk menyerukan gerakan Beach Clean. Bermodal Megaphone, sang
Mama Ucin, Pimpinan Pesantren Tertua di Pangandaran
Mama Ucin, Pimpinan Pesantren Tertua di Pangandaran
Sabtu, 23 Juli 2016 07:57 WIB
Banyak yang tidak menyangka bahwa Pondok Pesantren Kalangsari telah berdiri cukup lama dan merupakan salah satu Pesantren tertua di Kabupaten Pangandaran yang masih eksis dan maju.
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini