Wisata dan Kuliner
Sate Totok Khas Kalipucang, Primadona Kuliner Buka Puasa di Pangandaran

Sate Totok Khas Kalipucang, Primadona Kuliner Buka Puasa di Pangandaran

MYPANGANDARAN - Menjelang waktu berbuka puasa, warga Pangandaran dan sekitarnya mulai berburu kuliner khas. Salah satu yang menjadi favorit adalah sate totok, hidangan istimewa dari Kalipucang yang selalu dinanti saat Ramadan.

 
Sate totok, yang terbuat dari kerang sungai, menjadi menu andalan di Rumah Makan Dapur Ngebul Buncila, Kecamatan Kalipucang. Dagingnya yang empuk dan rasanya yang gurih membuat hidangan ini digemari banyak orang.
 
Proses pembuatan sate totok dimulai dengan merebus kerang hingga matang sempurna, agar dagingnya empuk dan tidak alot. Setelah itu, kerang dicampur dengan bumbu rempah-rempah hingga meresap dan matang. 
 
Saat menjelang waktu berbuka, para penikmat kuliner pun mulai berdatangan untuk mencicipi kelezatan sate totok.
 
"Untuk ke sini memang sering, namun untuk mencicipi sate totok ini baru mencobanya. Ternyata enak, lembut, dan gurih. Selain itu, enak di kantong sama di lidah," ujar Undang Kurniawan, salah satu pelanggan dari Pangandaran, Selasa 11 Maret 2025.
 
Buncila, pemilik Rumah Makan Dapur Ngebul, mengatakan bahwa sate totok menjadi menu unggulan selama bulan Ramadan. Selain sate totok, rumah makan ini juga menyajikan hidangan khas lainnya, seperti olahan daging entog.
 
"Sate totok khas Kalipucang ini menjadi unggulan di bulan Ramadan di RM Dapur Ngebul. Namun, tidak hanya itu, ada juga menu lainnya yang khas, seperti olahan daging entog," kata Buncila.
 
Selama bulan Ramadan, permintaan sate totok meningkat drastis. Dalam sehari, rumah makan ini dapat melayani pesanan 200 hingga 500 tusuk sate totok saat berbuka puasa. Harga per tusuknya pun sangat terjangkau, hanya Rp3.000.
 
Sate totok merupakan makanan khas masyarakat Kalipucang yang biasanya diambil dari sungai atau muara. Kelezatan dan keunikan sate totok menjadikannya primadona kuliner buka puasa di Pangandaran.
 







Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda
Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata dan Kuliner Lainnya
Meniti Gelombang Perubahan: Kehidupan Nelayan dan Tantangan  Menghadapi Cuaca Tak Menentu
Meniti Gelombang Perubahan: Kehidupan Nelayan dan Tantangan Menghadapi Cuaca Tak Menentu
Selasa, 26 Desember 2023 11:01 WIB
Pangandaran, sebuah destinasi yang indah saat ini dihadapkan dengan cuaca yang tidak menentu, memberikan tantangan besar bagi para nelayan setempat, perubahan iklim global membawa dampak serius yang mempengaruhi hasil tangkapan dan keberlanjutan mata pencaharian mereka.
Suatu Pagi di Pangandaran
Suatu Pagi di Pangandaran
Rabu, 21 November 2012 19:53 WIB
Catatan Kecil Untuk Pangandaran
Catatan Kecil Untuk Pangandaran
Kamis, 25 November 2010 12:26 WIB
Aku dilahirkan di Pangandaran 26 tahun yang lalu, Bapak ku seorang nelayan, rumahku terbuat dari bilik bambu berlantaikan tanah dan beratapkan daun nipah dalam bahasa sunda (dahon) dengan menggunkanan penerangan lampu teplok (damar).Meskipun kami hidup sederhana tapi kami sekeluarga merasa bahagia, setiap harinya Bapak ku dapat tangkapan ikan yang banyak, tapi saat itu harga ikan masih sangat murah, sekalipun dapat banyak hasilnya tak seberapa di bandingkan jaman sekarang, hanya cukup untuk makan sekeluarga.
Mau booking hotel, penginapan, travel dan tour? call 0265-639380 atau klik disini