Wisata dan Kuliner
Bantu Promosi Pangandaran, UNPAD Adakan Summer Program 2018

Bantu Promosi Pangandaran, UNPAD Adakan Summer Program 2018

Pangandaran, myPangandaranNews - Pangandaran akhir-akhir ini tengah hangat menjadi perbincangan terkait sebagai salah satu kabupaten Pariwisata yang tengah digandrungi wisatawan, terlihat dari banyaknya kunjungan yang ke Pangandaran pada musim liburan yang lalu. Belum lagi event Internasional yang digelar menambah semarak akhir pekan terakhir di musim liburan.

Kesemuanya tersebut tak lepas dari promosi yang dilakukan para pelaku wisata di Pangandaran serta perbaikan-perbaikan infrastruktur yang masif dilakukan pemerintah daerah Pangandaran. Terkait dengan visi misi kabupaten pariwisata yang mendunia, salah satu univeritas yaitu Universitas Padjadjaran Bandung berusaha membantu mempromosikan Pangadaran terutama ke luar negeri dengan mengadakan UNPAD Summer Program 2018 yang dilaksanakan pada 13-16 Juli 2018 lalu.

Program tersebut merupakan program pengabdian pada masyarakat dan kuliah kerja nyata dari UNPAD, dengan mengusung tema optimalisasi promosi pariwisata Pangandaran melalui pendampingan dan pelatihan penulisan advertorial. Puluhan mahasiswa dari negara China, Bangladesh, Thailand, Turki, Afganistan dan Malaysia diajak ke Pangandaran dengan mengunjungi objek wisata dan event wisata yang ada di Pangandaran dan untuk selanjutnya di bimbing oleh para dosen UNPAD untuk membuat advertorial dan untuk di bagikan sebanyak-banyaknya di media sosial para peserta program.

Kedatangan UNPAD juga membawa misi untuk menciptakan sebuah kampung bahasa di Pangandaran, jadi warga Pangandaran tidak perlu jauh-jauh ke Pare untuk berlajar bahasa Inggris, nantinya cukup di Pangandaran seperti yang disampaikan salah satu dosen UNPAD Bpk. Kusno disela bimbingan yang di sampaikan ke peserta program. Selain itu program juga melibatkan para pelaku wisata Pangandaran yaitu KOMPEPAR, ATTAP, HPI yang turut serta  menemani peserta dalam penyampaian materi yang disampaikan para dosen.

Harapanya melalui program tersebut Pangandaran akan lebih di kenal lagi terutama di luar negeri khususnya di negara-negara yang diwaklili oleh peserta program, dan yang pada akhirnya meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Pangandaran.







Anda mempunyai konten untuk ditayangkan di myPangandaran.com dan jaringannya seperti berita, opini, kolom, artikel, berita foto, video, release Perusahaan atau informasi tempat bisnis di Pangandaran. Kirimkan tulisan anda melalui Kontribusi dari Anda
Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata dan Kuliner Lainnya
Catatan Kecil Untuk Pangandaran
Catatan Kecil Untuk Pangandaran
Kamis, 25 November 2010 12:26 WIB
Aku dilahirkan di Pangandaran 26 tahun yang lalu, Bapak ku seorang nelayan, rumahku terbuat dari bilik bambu berlantaikan tanah dan beratapkan daun nipah dalam bahasa sunda (dahon) dengan menggunkanan penerangan lampu teplok (damar).Meskipun kami hidup sederhana tapi kami sekeluarga merasa bahagia, setiap harinya Bapak ku dapat tangkapan ikan yang banyak, tapi saat itu harga ikan masih sangat murah, sekalipun dapat banyak hasilnya tak seberapa di bandingkan jaman sekarang, hanya cukup untuk makan sekeluarga.
Air Terjun, Berpetualang di Cagar Alam Pangandaran Bagian 2
Air Terjun, Berpetualang di Cagar Alam Pangandaran Bagian 2
Minggu, 30 Januari 2011 16:58 WIB
Tak banyak wisatawan tahu, kalau cagar alam pangandaran mempunyai air terjun. Ini dikarenakan lokasi harus ditempuh dengan jalan kaki selama 1-2 jam untuk mencapai air terjun setinggi kurang lebih 30 meter itu. Dimana airnya langsung terjun ke samudra hindia, diujung selatan cagar alam.
Kisah Nelayan Udang Lobster Tradisional
Kisah Nelayan Udang Lobster Tradisional
Jum'at, 08 November 2013 11:29 WIB
Hari mulai senja, nampak puluhan orang dengan berbagai peralaan berupa jaring dengan lingkaran besi berbentuk bundar, tengah sibuk di garapnya diantara lereng bebatuan pantai Nusa Kalapa Karapyak, iya, mereka adalah para nelayan pencari udang lobster tradisional. Dengan peralatan seadanya mereka mengarungi laut dengan terjal batu karangnya untuk menebar jaring perangkap udang tersebut hanya dengan bantuan ban dalam bekas yang mereka modif sedemikian rupa agar dapat terapung diatas ombak laut.