Wisata dan Kuliner
Pepes Durian, Kuliner Unik Dari Margacinta

Pepes Durian, Kuliner Unik Dari Margacinta

Cijulang, myPangandaranNews - Pepes Durian, mmm dari namanya saja kita sudah membayangkan betapa unik rasanya bukan? Kuliner unik yang satu ini ada di desa wisata Margacinta Cijulang, destinasi yang terkenal dengan seni badud dan jembatan pongpet pelanginya serta body rafting di sungai Pangancraan dan taman reretan dengan banyak spot selfie serta flying foxnya.

Pepes durian dibuat dari daging buah durian yang masih mentah yang dipotong-potong kemudian di beri alas daun salam dan rempah diantaranya tomat, daun bawang, bawang merah iris, cabe iris, taburan penyedap rasa dan juga di siram dengan minyak sayur kemudian di bungkus dengan daun pisang dan di kukus selama kurang lebih setengah jam dengan api sedang, hingga daun layu dan kering.

Pepes Durian paling pas di sajikan dengan nasi jolem yaitu nasi liwet berbumbu yang di dalamnya terdapat ikan dengan bumbu rempah, disajikan pas nasi jolem hangat dan pepes durian sebagai lauknya, mmm maknyus rasanya, apalagi menyantap kuliner tersebut sembari dihibur oleh kesenian Badud yaitu kesenian khas dari Margacinta itu sendiri.

Bagi anda yang penasaran dan ingin mencicipi kuliner unik ini, pastikan berlibur sambil berkunjung ke desa wisata Margacinta Cijulang, kurang lebih satu jam perjalalanan dari pusat kota Pangandaran meski akses yang masih belum semuanya sempurna, akan tergantikan dengan kawasan desa wisata yang membuat anda betah berlama-lama di sana.

Pepes durian ini tercetus begitu saja ketika musim durian melimpah di desa wisata Margacinta yang mempunyai kampung khusus yaitu cikadu dimana disana terdapat banyak pohon durian dan ketika musim bagaikan surga durian bagi mereka yang suka akan buah yang legit ini, dan berawal dari coba-coba hingga sekarang banyak yang menyukainya. 







Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata dan Kuliner Lainnya
Memasukan Sejarah Lokal Dalam Kurikulum di Sekolah
Memasukan Sejarah Lokal Dalam Kurikulum di Sekolah
Jum'at, 23 April 2010 06:33 WIB
Idealnya, pembelajaran sejarah selalu berangkat dari masalah dan fenomena lokal, agar anak didik mempunyai perasaan memiliki dan membutuhkan terhadap pelajaran yang disampaikan. Materi tentang sejarah Kerajaan Galuh misalnya akan mempunyai daya tarik tersendiri bagi anak didik di Ciamis
Facebook, Besar karena Me Too
Facebook, Besar karena Me Too
Senin, 26 April 2010 08:00 WIB
Beberapa waktu lalu saya sempat diskusi dengan beberapa teman yang membahas bagaimana sebuah tren teknologi informasi cenderung me too atau menjiplak dari teknologi serupa yang pernah ada, salah satu yang kami bahas adalah kehadiran facebook yang menjadi fenomenal dan sejarah baru di dunia internet
Si Manis dari Ciokong
Si Manis dari Ciokong
Jum'at, 08 Oktober 2010 07:59 WIB
Kurang lebih 5 km dari pantai pangandaran terdapat sebuah kampung bernama Ciokong. Kampung Ciokong termasuk dalam wilayah Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Ciamis. Ciokong merupakan kampung yang rata-rata penghasilan penduduknya berasal dari gula merah olahan sendiri / home industry.