myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Tinjau EWS Pantai Pangandaran, Kepala BNPB Siapkan Penambahan Fasilitas

Oleh Amin Pnd pada Jum'at, 12 Juni 2026 12:15 WIB

PANGANDARAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menegaskan akan segera menurunkan tim untuk melakukan survei dan melengkapi berbagai kekurangan sarana mitigasi bencana yang dibutuhkan Kabupaten Pangandaran, khususnya terkait sistem peringatan dini tsunami.

 
Pernyataan tersebut disampaikan Suharyanto saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran, Jumat 12 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung kesiapan peralatan mitigasi bencana serta kebutuhan daerah dalam menghadapi potensi bencana alam.
 
Kedatangan Kepala BNPB disambut langsung oleh Bupati Pangandaran beserta jajaran pemerintah daerah di Pendopo Parigi. Setelah melakukan pertemuan dan rapat koordinasi, Suharyanto melanjutkan agenda dengan meninjau Gedung Temporary Evacuation Shelter (TES) serta mengecek kondisi peralatan Early Warning System (EWS) di Kantor Balawista Pantai Barat Pangandaran.
 
Suharyanto menjelaskan bahwa kunjungannya ke Pangandaran dilakukan bersama Kepala BPBD Provinsi Jawa Barat serta para Kepala Pelaksana BPBD kabupaten dan kota se-Jawa Barat. 
 
"Koordinasi, peninjauan kesiapan daerah, serta mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan dalam upaya penanggulangan bencana," ujar Suharyanto kepada sejumlah wartawan di kantor Balawista, Jumat 12 Juni 2026.
 
Dari hasil peninjauan, BNPB menemukan masih terdapat sejumlah kekurangan pada sarana mitigasi dan peralatan peringatan dini. Salah satunya adalah keterbatasan sirene dan perangkat pendukung sistem peringatan dini yang berada di titik-titik sentral sepanjang kawasan Pantai Pangandaran.
 
"BNPB berkomitmen segera menindaklanjuti hasil evaluasi lapangan agar kebutuhan yang diperlukan BPBD Pangandaran dapat dipenuhi guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana, khususnya tsunami dan bencana pesisir lainnya," jelasnya.