Wisatawan Keluhkan Kurangnya Fasilitas Kebersihan di Batu Hiu


Wisatawan Keluhkan Kurangnya Fasilitas Kebersihan di Batu Hiu

Parigi, myPangandaranNews - Batu hiu sebagai daerah tujuan wisata di Pangandaran yang di kelola oleh pemda dan dikategorikan masuk ke kelas 1 selain Green Canyon, Batu Karas dan Pangandaran tentunya mendapat perhatian dari banyaknya wisatawan yang berkunjung untuk menikmati keindahan bukit dan berdonasi di penangkaran penyu guna kelestarianya.

Akhir-akhir ini wisatawan sering mengeluh mengenai fasilitas kebersihan di sekitaran objek wisata tersebut, mengingat banyak yang berjualan dengan menggunakan kemasan ataupun makanan yang di bawa wisatawan, kebingungan untuk membuangnya dan terpaksa dikumpulkan di sembarang tempat.

Seperti dikeluhkan wisatawan asal bekasi Diana "sayang yah, pemandangan yang indah dan tiket yang mahal tidak diimbangi dengan fasilitas wisata yang tersedia", menanggapi hal tersebut menurut ketua Kompepar Kabupaten Pangandaran Edi Rusmiadi menegaskan "saat ini sedang di lakukan pembenahan baik mengenai pengelolaan sampah dan petugasnya yang akan di lakukan oleh Kompepar DTW Batu Hiu, mengingat Kompepar DTW Batu Hiu baru dilakukan pergantian kepengurusan, dapat dipastikan kedepan akan lebih tertata dan pengadaan fasilitas juga tengah diajukan ke pemda, Pungkasnya.

Sudah seyogyanya daerah tujuan wisata yang dilakukan pungutan retribusi lebih di perhatikan mengingat visi dan misi kabupaten Pangandaran yang akan dijadikan daerah tujuan wisata berkelas dunia, serta sudah masuk kedalam kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) yang langsung di tunjuk oleh pemerintah pusat.







Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Wisata Lainnya
Hingga September 2017, Target Pendapatan Wisata Sudah Capai 70 Persen

Hingga September 2017, Target Pendapatan Wisata Sudah Capai 70 Persen


Rabu, 08 November 2017 10:35 WIB
Pendapatan dari tiket masuk di beberapa objek wisata di Pangandaran hingga bulan september 2017 sudah mencapai 70 persen dari target yang ditentukan. Data yang didapat myPangandaran dari Dinas Pariwisata Pangandaran menunjukan
Asosiasi, Pengurus dan Anggota ATTAP Di Kukuhkan Bupati

Asosiasi, Pengurus dan Anggota ATTAP Di Kukuhkan Bupati


Selasa, 19 September 2017 03:00 WIB
Sebanyak 26 pelaku wisata tour organizer dan travel yang tergabung dalam Asosiasi Tour dan Travel Agen Pangandaran (ATTAP) kemarin (18/09) di kukuhkan oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata disaksikan oleh wakil Bupati H. Adang Hadari , Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran di Aula Sekda Parigi dan dihadiri juga oleh tamu undangan dari berbagai organisasi pelaku wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.
Bupati Pangandaran Lantik 77 Anggota Himpunan Pramuwisata Pangandaran

Bupati Pangandaran Lantik 77 Anggota Himpunan Pramuwisata Pangandaran


Senin, 04 September 2017 07:55 WIB
Sebanyak 77 orang anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Pangandaran di Hotel Sandaan hari ini (04/09). Pelantikan ini merupakan kelanjutan dari program pelatihan anggota HPI yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.
Travel Agent Pangandaran Sepakat Akan Bentuk DPC ASITA

Travel Agent Pangandaran Sepakat Akan Bentuk DPC ASITA


Kamis, 03 Agustus 2017 05:53 WIB
Asita merupakan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia yang di dalam Bahasa Inggris juga dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) adalah suatu perkumpulan yang mewadahi pengusaha atau pelaku usaha di bidang jasa perjalanan wisata di Indonesia, kini sedang direncanakan untuk pembentukan DPC nya di Pangandaran.