myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Unik! Pengendara Tertib di Pangandaran Diberhentikan Polisi, Malah Dapat Cokelat dan Tahu Krispi

Oleh Amin Pnd pada Jum'at, 30 Oktober 2026 09:33 WIB

PANGANDARAN - Ada yang unik dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Pangandaran. Sejumlah pengendara sepeda motor yang tertib berlalu lintas justru diberhentikan petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangandaran untuk mendapatkan hadiah berupa makanan ringan.

 
Bukan surat tilang, para pengendara yang kedapatan menggunakan helm dan melengkapi kendaraannya sesuai ketentuan tersebut mendapatkan camilan berupa cokelat hingga tahu krispi.
 
Kegiatan ini menjadi salah satu cara petugas memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan lalu lintas di jalan raya.
 
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Firman Hidayat Pinim, mengatakan Operasi Patuh Lodaya 2026 menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
 
"Untuk sasaran operasi ini, di antaranya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak membawa atau tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan, tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta pengendara yang melawan arus," ujarnya, Kamis (29/10/2026).
 
Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran, petugas juga memberikan apresiasi kepada pengendara yang telah menunjukkan kepatuhan dalam berlalu lintas.
 
Menurut Firman, tingkat kepatuhan masyarakat Pangandaran terhadap aturan lalu lintas sejauh ini dinilai cukup baik. Meski demikian, kesadaran tersebut diharapkan terus meningkat demi menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
 
Ia berharap masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan lalu lintas, mulai dari menggunakan helm, melengkapi surat dan perlengkapan kendaraan, hingga tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
 
"Saya rasa kepatuhan masyarakat dalam tertib berlalu lintas sudah cukup baik. Harapannya, masyarakat Pangandaran selalu tertib berlalu lintas karena kita ketahui bersama bahwa tertib berlalu lintas dapat mencegah terjadinya kecelakaan," katanya.
 
Melalui pendekatan yang humanis ini, Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak hanya menjadi momentum penegakan aturan, tetapi juga mengajak masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas.