myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

IJTI Galuh Raya Pangandaran Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Gunung Anak Krakatau

Oleh Amin Pnd pada Senin, 21 September 2026 17:01 WIB

PANGANDARAN – Biasanya kamera dan mikrofon menjadi alat utama jurnalis untuk merekam dan menyampaikan berbagai peristiwa kepada masyarakat. Namun, Minggu malam, 20 September 2026, suasana di kawasan Pos Lima Pantai Barat Pangandaran terasa berbeda.

 
Tak ada kamera yang diarahkan kepada narasumber. Tak ada mikrofon yang digunakan untuk mengejar pernyataan. Malam itu, para jurnalis justru berkumpul dengan tangan menengadah, melantunkan doa dan dzikir, serta menyalakan lilin sebagai simbol harapan.
 
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya bersama sejumlah organisasi pers menggelar doa dan dzikir bersama sekitar pukul 19.00 WIB. Doa tersebut ditujukan bagi lima jurnalis yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya setelah dilaporkan hilang saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Anak Gunung Krakatau.
 
Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni, jurnalis lepas.
 
Suasana haru terasa saat lantunan doa dan dzikir bergema di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Para jurnalis yang hadir berharap proses pencarian segera menemukan titik terang dan kelima rekannya dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
 
Pembawa acara, Aldi Nurfadillah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral bagi keluarga dan rekan-rekan lima jurnalis yang masih menunggu kabar.
 
Menurutnya, pekerjaan jurnalistik memiliki risiko yang tidak selalu dapat diprediksi ketika seorang jurnalis berada di lapangan untuk menjalankan tugas.
 
Malam itu, cahaya lilin menjadi simbol harapan agar kelima jurnalis yang masih dalam pencarian segera ditemukan.
 
Kamera dan mikrofon seolah dikesampingkan untuk sementara. Para jurnalis berkumpul dalam satu harapan dan doa, agar lima rekan seprofesi yang masih dalam pencarian segera ditemukan dan dapat kembali ke tengah keluarga.