myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Stok Banyak, Pedagang Hewan Kurban di Pangandaran Mulai Jualan Lebih Awal

Oleh Amin Pnd pada Jum'at, 15 Mei 2026 09:33 WIB

Pangandaran - Menjelang datangnya Idul Adha 1447 H, deretan kambing dan domba mulai terlihat di kawasan Jalan Baru Pasar Pangandaran. Suara embe-embe bersahutan seperti memanggil setiap pengendara yang lewat.

 
Teguh Muhanif pemilik lapak tampak sibuk melayani pembeli sambil sesekali memeriksa kondisi ternaknya.
 
Bagi Teguh, musim kurban bukan sekadar momentum tahunan, melainkan harapan besar bagi para peternak lokal untuk menggerakkan roda ekonomi. Baru sehari membuka lapak penjualan hewan kurban, ia mengaku sudah berhasil menjual 10 ekor domba.
 
“Alhamdulillah baru buka sehari sudah ada 10 ekor yang laku. Tahun ini pelanggan juga bertambah,” ujar Teguh, Jumat (15/5/2026).
 
Biasanya, Teguh mulai berjualan sekitar 10 hari menjelang Hari Raya Idul Adha. Namun tahun ini, stok hewan kurban yang dimilikinya cukup banyak sehingga ia memilih membuka lapak lebih awal.
 
Di lapaknya, puluhan domba tampak ditempatkan rapi dalam kandang sederhana. Sebagian lainnya masih berada di kandang penampungan.
 
“Kurang lebih ada sekitar 60 ekor, dan sebagian masih di kandang,” katanya.
 
Menurut Teguh, hewan kurban yang dijual harus memenuhi sejumlah syarat agar layak untuk ibadah kurban. Mulai dari kondisi kesehatan, usia yang cukup, hingga fisik yang tidak cacat menjadi perhatian utama sebelum hewan dijual kepada masyarakat.
 
“Kalau yang saya jual semua Insya Allah sudah memenuhi syarat,” ucapnya.
 
Teguh menawarkan berbagai jenis domba dengan harga bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp7,5 juta untuk domba kelas premium. Domba premium tersebut memiliki bobot rata-rata mencapai 70 kilogram.
 
Meningkatnya minat masyarakat membeli hewan kurban turut membawa harapan bagi para peternak lokal. Teguh mengaku sebagian besar domba yang dijual berasal dari peternak sekitar Pangandaran, sehingga penjualan yang ramai akan berdampak langsung pada pendapatan para peternak.
 
Ia berharap penjualan tahun ini bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
 
“Semoga tahun ini lebih ramai lagi, supaya penjualan meningkat dan ekonomi peternak juga ikut terbantu,” pungkasnya.