Kejang dan Penurunan Kesadaran, Kapan Harus Langsung ke IGD? Ini Penjelasan Dokter RSUD Pandega Pangandaran
Oleh Redaksi pada Sabtu, 19 September 2026 18:15 WIB
PANGANDARAN - Tidak semua keluhan kesehatan bisa menunggu jadwal pemeriksaan di poliklinik. Ketika kondisi pasien mengalami perubahan mendadak, terutama disertai tanda bahaya, pertolongan medis segera bisa menjadi hal yang sangat penting.
Pesan tersebut disampaikan dokter umum RSUD Pandega Pangandaran, dr. Razlifa Rasya Nafisyah, dalam kegiatan NGOBATAN (Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan) di ruang tunggu Poliklinik Lantai 3 RSUD Pandega Pangandaran, Kamis (17/9/2026).
Di hadapan pasien dan keluarga yang tengah menunggu pelayanan, dr. Razlifa mengajak masyarakat mengenali kondisi kesehatan yang tergolong darurat dan membutuhkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Salah satu materi yang menjadi perhatian yakni tanda bahaya, kejang, dan penurunan kesadaran.
Menurut dr. Razlifa, pemahaman sederhana mengenai tanda-tanda tersebut penting agar masyarakat tidak terlambat mengambil keputusan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan medis.
"Kejang, misalnya, perlu mendapat perhatian khusus, terlebih apabila terjadi pada seseorang yang sebelumnya tidak memiliki riwayat kejang atau disertai kondisi lain yang mengkhawatirkan," kata dr. Razlifa.
Begitu pula ketika seseorang mengalami penurunan kesadaran, seperti sulit dibangunkan atau tidak memberikan respons seperti biasanya. Kondisi tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai keluhan biasa dan ditunda penanganannya.
Masyarakat perlu memahami perbedaan antara keluhan yang masih dapat diperiksakan melalui layanan poliklinik dengan kondisi yang membutuhkan penanganan segera di IGD.
Melalui edukasi ini, RSUD Pandega Pangandaran mendorong pasien dan keluarga agar lebih peka terhadap perubahan kondisi kesehatan yang terjadi secara tiba-tiba.
Dengan mengenali tanda bahaya sejak awal, diharapkan masyarakat dapat segera mencari pertolongan medis ketika menghadapi kondisi yang mengkhawatirkan.
Program NGOBATAN sendiri menjadi salah satu sarana RSUD Pandega Pangandaran dalam memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
Edukasi dilakukan dengan bahasa yang lebih sederhana sehingga informasi kesehatan dapat lebih mudah dipahami pasien maupun keluarga, termasuk mengenai kapan seseorang perlu segera mendapatkan pertolongan di IGD.
RSUD Pandega Pangandaran mengingatkan, jangan abaikan perubahan kondisi tubuh yang terjadi secara mendadak. Jika muncul kejang, penurunan kesadaran, atau tanda bahaya lainnya, segera cari pertolongan medis.