myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Anemia pada Anak Perlu Diwaspadai, RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Orang Tua Kenali Gejalanya

Oleh Amin Pnd pada Sabtu, 08 Agustus 2026 14:00 WIB

PANGANDARAN – Anemia pada anak perlu mendapat perhatian serius karena dapat mengganggu tumbuh kembang, menurunkan daya tahan tubuh, hingga memengaruhi kemampuan belajar. Para orang tua diimbau mengenali tanda-tanda anemia sejak dini agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

 
Dokter Umum RSUD Pandega Pangandaran, dr. Jenni Mutiara Saragih, mengatakan anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan darah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang.
 
Menurutnya, anak yang mengalami anemia dapat menunjukkan sejumlah gejala, seperti mudah lelah, lemas, terlihat pucat, sulit berkonsentrasi, hingga menjadi kurang aktif dibandingkan anak seusianya.
 
“Anemia pada anak jangan dianggap sepele. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan otak, serta kualitas hidup anak di masa depan,” ujar dr. Jenni.
 
Ia menjelaskan, penyebab anemia pada anak cukup beragam. Salah satunya adalah kekurangan zat besi akibat asupan gizi yang tidak mencukupi. Selain itu, anemia juga dapat dipicu oleh infeksi tertentu maupun penyakit yang memengaruhi proses pembentukan sel darah merah.
 
Untuk mencegah anemia, dr. Jenni mengimbau orang tua memastikan anak memperoleh makanan bergizi seimbang, terutama makanan yang kaya akan zat besi. Di antaranya daging, hati, ikan, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.
 
Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C juga dianjurkan karena dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.
 
Selain memperhatikan asupan makanan, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan, terutama apabila anak mulai menunjukkan gejala yang mengarah pada anemia.
 
“Semakin cepat anemia terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan komplikasi yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak,” katanya.
 
RSUD Pandega Pangandaran pun mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan anemia pada anak melalui edukasi kesehatan. Dengan mengenali faktor risiko dan gejala sejak dini, anemia diharapkan dapat dicegah maupun ditangani sebelum berdampak terhadap tumbuh kembang anak.