myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Gerakan Sehat untuk Diabetes, Kolaborasi Mahasiswa Ners Unpad dan Rumah Luka Pangandaran Gelar Senam Kaki Diabetes

Oleh Amin Pnd pada Jum'at, 22 Mei 2026 13:18 WIB

PANGANDARAN - Mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 01 Unpad K. Pangandaran bersama Rumah Luka Pangandaran melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui senam kaki diabetes bagi pasien luka kronis dan keluarga, Jumat (22/5/2026).

 
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mencegah komplikasi diabetes serta meningkatkan kemampuan perawatan mandiri pasien.
 
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 pasien dan keluarga yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Peserta mendapatkan edukasi langsung terkait pencegahan komplikasi diabetes, manfaat senam kaki diabetes, serta pentingnya aktivitas mandiri untuk menjaga sirkulasi darah.
 
Kegiatan dipimpin oleh pemilik Rumah Luka Pangandaran, Ns. Gunawan Muhaemin bersama 5 mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 01 Unpad K. Pangandaran yang terlibat dalam program pengabdian masyarakat di bidang keperawatan, yaitu Aisyah Nurul Izzati, S.Kep., Dhea Rizky Padila, S.Kep., Fina Silvia Alfionita, S.Kep., Nadia Putri, S.Kep., dan Neng Ica Rizkiyah, S.Kep.
 
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya melakukan praktik senam kaki diabetes, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai perawatan kaki diabetes, pencegahan luka, deteksi dini perubahan kondisi kaki, serta peran keluarga dalam mendukung perawatan pasien di rumah.
 
Ns. Gunawan Muhaemin menegaskan bahwa pendekatan preventif harus menjadi prioritas utama dalam penanganan luka diabetes.
 
“Lebih baik preventif sebagaimana tagline Rumah Luka Pangandaran yaitu ‘Cegah Sejak Dini, Stop Amputasi!’. Edukasi sederhana seperti senam kaki diabetes sangat penting agar pasien lebih sadar menjaga kesehatan kaki dan memperlancar sirkulasi darah,” ujarnya.
 
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini masih dalam skala terbatas.
 
“Ini baru skala kecil, sekitar 30 pasien dan keluarga di Rumah Luka Pangandaran saja. Mudah-mudahan ke depan bisa dilakukan lebih luas lagi agar manfaatnya dirasakan masyarakat yang lebih banyak,” tambahnya.
 
Mahasiswa Profesi Ners Unpad menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam penerapan ilmu keperawatan, khususnya pada pasien diabetes melitus dan luka kronis. Mereka berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
 
Kegiatan berlangsung interaktif, hangat, dan penuh partisipasi. Rumah Luka Pangandaran berharap kolaborasi antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan ini dapat memperkuat upaya pencegahan komplikasi diabetes serta meningkatkan kualitas hidup pasien di masyarakat.