myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Dinsos Pangandaran Tangani Pria yang Kerap Keluar Rumah dan Lempari Rumah Warga

Oleh Amin Pnd pada Jum'at, 02 Oktober 2026 16:38 WIB

PANGANDARAN - Seorang warga Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang mengalami gangguan jiwa akhirnya dibawa ke rumah sakit jiwa setelah kondisi kejiwaannya kembali kambuh dan sempat meresahkan warga sekitar.

 
Pria paruh baya tersebut diketahui kerap keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga hingga melempari rumah warga. Kondisi itu membuat keluarga khawatir dan mengaku kewalahan dalam memberikan penanganan.
 
Keluarga menyebut, pria yang pernah bekerja sebagai nelayan tersebut telah mengalami gangguan jiwa selama sekitar 35 tahun. Selama itu, ia beberapa kali menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Bandung.
 
Namun, kondisi kejiwaannya sewaktu-waktu kembali kambuh. Hingga akhirnya keluarga meminta bantuan pemerintah agar yang bersangkutan kembali mendapatkan penanganan medis.
 
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Pangandaran mendatangi rumah warga tersebut.
 
Petugas juga didampingi pemerintah desa, tenaga kesehatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat. Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, pria tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.
 
Kepala Bidang Dayalinjamsos Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran, Rayi Pasha, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari keluarga.
 
"Kami bawa ke RSUD Kota Banjar untuk menjalani pengobatan, atas permintaan pihak keluarganya," ujar Rayi, Jumat, 2 Oktober 2026.
 
Menurut Rayi, langkah tersebut dilakukan untuk membantu keluarga sekaligus memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan akses pengobatan dan penanganan medis.
 
Ia berharap, melalui penanganan di rumah sakit, kondisi yang bersangkutan dapat ditangani dengan baik sehingga tidak membahayakan dirinya maupun orang lain di lingkungan sekitar.