myPangandaran News | Berita Pangandaran Terkini

Dilanda Kekeringan, Warga Ciganjeng Pangandaran Cuci di Sungai

Oleh Amin Pnd pada Selasa, 08 September 2026 15:47 WIB

PANGANDARAN – Puluhan keluarga di Dusun Cihideung, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, terpaksa bertahan menggunakan air sumur berwarna kuning akibat kekeringan yang telah berlangsung hampir empat bulan. Di tengah semakin menipisnya ketersediaan air bersih, warga tidak memiliki banyak pilihan selain memanfaatkan sisa air sumur yang kualitasnya terus menurun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 
Untuk kebutuhan minum dan memasak, warga harus membeli air galon. Sementara untuk mandi, mencuci peralatan rumah tangga, dan keperluan lainnya, mereka masih mengandalkan air sumur yang harus disaring berkali-kali sebelum digunakan.
 
Salah seorang warga, Rasini, mengatakan perubahan warna air sumur mulai terjadi sekitar dua bulan terakhir. Selain berubah menjadi kuning, volume air yang tersedia juga terus berkurang.
 
“Sudah dua bulan air berwarna kuning. Airnya juga tinggal sedikit dan harus disaring berkali-kali sebelum digunakan. Untuk mencuci kami ke sungai, sedangkan untuk minum harus membeli. Kalau kondisinya terus seperti ini, air sumur bisa habis. Kami berharap ada bantuan air bersih,” ujarnya.
 
Ketua RT setempat, Karno, menyebut dampak kekeringan semakin dirasakan masyarakat karena sebagian besar sumur warga tidak lagi menghasilkan air yang layak konsumsi.
 
“Kekeringan sudah berlangsung hampir empat bulan. Air sumur sudah tidak layak dikonsumsi karena berwarna kuning. Sekarang hanya bisa digunakan untuk mandi dan mencuci peralatan dapur. Untuk mencuci pakaian, warga memanfaatkan air genangan di Sungai Ciseel. Kami berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah desa maupun kabupaten,” katanya.
 
Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga menambah beban ekonomi keluarga karena harus membeli air untuk kebutuhan minum dan memasak setiap hari.
 
Kesulitan air bersih juga memaksa sebagian warga mencuci pakaian di Sungai Ciseel. Meski debit sungai terus menurun dan hanya menyisakan genangan air di beberapa titik, lokasi tersebut tetap menjadi pilihan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
 
Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung. Selain itu, mereka berharap hujan segera turun agar sumber-sumber air kembali terisi dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.