Cerita di Pangandaran
Kedung Gondang, Sihulu Sungai yang Indah

Kedung Gondang, Sihulu Sungai yang Indah

Kedung Gondang adalah nama suatu hulu sungai, disinilah tempat memancingku sewaktu kecil dulu,terletak ditengah-tengah pesawahan yang subur bernama sawah Ciuru,terletak disebelah utara desa Sidomulyo Pangandaran,tempat ini jarang sekali terjamah oleh orang,oleh karena itu sampai sekarang juga masih terlihat seperti dulu sebagai tempat memancing yang paling indah dan nyaman, Dulu sewaktu aku dan teman-teman hendak memancing biasanya berjalan.

Kaki menuju kedung gondang, kira-kira diperlukan waktu sekitar 20 menit dari kampungku Prumpung, tapi awas jangan berani-berani berenang ditempat ini,karena sangat dalam,kecuali yang jago berenang, disini ada banyak jenis macam ikan biasanya orang-orang dikampungku menyebut nama-nama ikan tersebut, Boncel,betik,licingan,lele,jaer,gedangan,trempele,sepat,kating,lunjar,mbayongan,boso, dan masih banyak nama jenis ikan yang lainya,Ada juga jenis ikan yang keturunan blasteran, yaitu perkawinan antara ikan air tawar dan ikan air asin,biasanya terjadi di muara, biasa ikan tersebut sering dijumpai disungai ketika sedang memancing, ikan tersebut namanya Semberet, sekilas bentuk tubuhnya mirip ikan Petek (ikan air asin).

Nah yang paling banyak spesiesnya adalah ikan kating, ikan yang bertubuh putih ini sekilas bentuk tubuhnya persis sama ikan lele,siripnya itu yang menjadi
senjata paling mematikan,biasanya orang kalau sudah terkena sirip ikan ikan ini,itu bagaikan digigit ular,racunya akan menjalar keseluruh bagian tubuh kita,ada juga yang sampai meninggal karena ikan ini.

Kating bisa kita temui diseluruh aliran sungai,karena spesiesnya yang sangat banyak,namun masyarakat di daerah kami tidak pada suka memakan ikan ini,selain rasanya tidak enak juga ikan ini termasuk golongan ikan yang jorok,
paling doyan memakan kotoran manusia,itu sebabnya ngga ada yang suka sama ikan ini. Nah Kalau ikan boncel (Ikan gabus) juga banyak ditemui disungai kami, ikan ini merupakan ikan yang enak dimakan biasanya ikan ini paling mudah dipancing. Udahan dulu ya ceritanya udah malem nie aku udah ngantuk,besok



#




Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Cerita di Pangandaran Lainnya
Pengembangan Jabar Selatan, Sesuaikan dengan Karakter
Pengembangan Jabar Selatan, Sesuaikan dengan Karakter
Selasa, 12 Oktober 2010 05:53 WIB
PEMBANGUNAN Jabar Selatan memang menjadi salah satu isu Kita memang sepakat dengan isu yang berkembang itu. Kita percaya Jabar Selatan perlu pengembangan yang lebih besar lagi, sehingga ada efek nyata bagi masyarakat yang ada di sana. Meskipun sebenarnya bila lihat data yang ada angka kemiskinan, misalnya, di utara lebih besar dibandingkan di selatan.
Rapat Koordinasi Sinegritas Pembangunan Kabupaten Kota Jabar-Jateng
Rapat Koordinasi Sinegritas Pembangunan Kabupaten Kota Jabar-Jateng
Kamis, 26 Februari 2015 08:08 WIB
Rabu (25/02) telah di adakan rapat koordinasi sinegritas pembangunanbidang pemerintahan antara Kabupaten/Kota daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Rapat koordinasi tersebut membahas beberapa issu permasalahan khususnya yang terjadi di daerah perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Rapat koordinasi di laksanakan di Aula gedung Tourism Information Center (TIC) Kabupaten Pangandaran, dengan di hadiri oleh Bupati Pangandaran, serta sebagai fasilitator dari Kepala BKPP Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, dan di hadirkan Narasumber dari daerah Cilacap, Ciamis, dan Banjar. Dibahas mengenai masalah dan solusi serta kerjasama yang dapat di lakukan menyangkut berbagai issue yang berkembang seperti penanganan pemerintah daerah di wilayah perbatasan seperti, pemantauan batas wilayah, penanganan gepeng, pengemis, dan tuna wisama, penyakit masyarakat, serta di bahas juga mengenai issue ISIS, dan kerjasama di bidang promosi, pengamanan dan monitoring, sampai wacana operasi bersama antar daerah perbat
Kisah Nelayan Udang Lobster Tradisional
Kisah Nelayan Udang Lobster Tradisional
Jum'at, 08 November 2013 11:29 WIB
Hari mulai senja, nampak puluhan orang dengan berbagai peralaan berupa jaring dengan lingkaran besi berbentuk bundar, tengah sibuk di garapnya diantara lereng bebatuan pantai Nusa Kalapa Karapyak, iya, mereka adalah para nelayan pencari udang lobster tradisional. Dengan peralatan seadanya mereka mengarungi laut dengan terjal batu karangnya untuk menebar jaring perangkap udang tersebut hanya dengan bantuan ban dalam bekas yang mereka modif sedemikian rupa agar dapat terapung diatas ombak laut.