Home >

Brosur Keajaiban Sedekah Menyebar di Pangandaran


Brosur Keajaiban Sedekah Menyebar di Pangandaran

Pangandaran,myPangandaran.com-Beberapa warga Pangandaran mengaku bingung dan resah dengan adanya selebaran yang menginformasikan bagaimana Keajaiban sedekah. Bukan menghilangkan makna dari sedekah, namun beberapa warga menganggap bahwa itu merupakan sebuah bisnis dan bahkan menjurus kepada penipuan. Brosur yang didapat dari seseorang dan dari beberapa sumber itu berisi tentang ajakan sedekah, namun ada yang janggal. Sedekah yang selazimnya dilakukan untuk yatim piatu atau yang berhak menerima justru tidak dilakukan, dibrosur itu malah tertulis bagaimana sedekah dengan mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening tertentu, nomor rekening itu sendiri merupakan upline (dalam istilah multilevel marketing) yang dikelompokan dalam kategori Pra Sejahtera, Cukup Sejahtera dan sebagainya. Setelah itu ada rumus-rumus yang dicantumkan hingga sedekah itu akan menghasilkan jutaan bahkan milyaran rupiah dalam waktu yang cukup singkat.

Selain dari kejanggalan tadi, dibrosur juga mencantumkan nama-nama kiayi Kondang seperti KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, Ust. Jefri Albukhari dan Ust. Arifin Ilham. Seorang warga asal Bojongsari Desa Babakan Pangandaran mengungkapkan ia mendapatkan browsur itu dari tetangganya, karena bingung dengan isi dari browsur itu maka bertanya lagi kepada tetangganya hingga informasi ini sampai ke myPangandaran.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari MUI Kecamatan Pangandaran tentang hal ini ataupun dari MUI Desa Babakan, namun seperti banyak diberitakan dimedia. Brosur seperti itu sering sekali ditemukan tidak hanya didaerah namun di kota-kota besar. Walaupun bertemakan sedekah, namun sejauh ini sistem Keajaiban sedekah ini menganut sistem arisan beruntun bahkan menggunakan sistem moneygame. Beberapa pemberitaan yang coba digali oleh myPangandaran banyak mengindikasikan bahwa program ini banyak yang melarang khususnya Ulama walaupun dengan dalih untuk kesejahteraan umat. Warga berharap ada ulama ataupun dari MUI Kecamatan yang memberikan pandangan tentang boleh tidaknya program Keajabain sedekah ini.



#




Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Lainnya