Aneka
Legenda Gua Panggung, Pangandaran

Legenda Gua Panggung, Pangandaran
Menurut cerita yang berdiam di gua ini adalah Embah Jaga Lautan atau disebut pula Kyai Pancing Benar. Beliau merupakan anak angkat dari Dewi Loro Kidul dan ibunya menugaskan untuk menjaga lautan di daerah Jawa Barat pada

Menurut cerita yang berdiam di gua ini adalah Embah Jaga Lautan atau disebut pula Kyai Pancing Benar. Beliau merupakan anak angkat dari Dewi Loro Kidul dan ibunya menugaskan untuk menjaga lautan di daerah Jawa Barat pada khususnya dan menjaga pantai Indonesia pada umumnya oleh karena itu beliau disebut Embah Jaga Lautan

Sebenarnya Embah Jaga Lautan ini berasal dari Mesir yang ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam. Beliau mempunyai isteri 7 orang yang setiap malam beliau bergiliran menengok salah satu ketujuh isterinya. Ketujuh isterinya itu selalu bertengkar satu sama lain. Pada satu hari isterinya yang ketujuh tidak sempat ditengok karena beliau pergi memancing.

Pancing yang digunakann tidak berbentuk melingkar  akan tetapi lurus dan ikan yang didapatnya disebut ikan Topel karena ikan tersebut menempel pada pancingnya. Setelah beliau mempunyai ikan Tapel tersebut ketujuh isterinya kemudian rukun bersama, maka oleh karena itu beliau disebut juga Kiai Pancing Benar dan sampai sekarang masih banyak orang yang menangkap ikan tersebut karena masih percaya akan khasiatnya.

Disebut Panggung karena didalam gua ini terdapat tempat seperti panggung yang dipakai untuk sembahyang para wali atau orang-orang yang akan naik haji ke Mekkah.



#




Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Aneka Lainnya
Penyewaan Becak Mini Diminati Wisatawan
Penyewaan Becak Mini Diminati Wisatawan
Senin, 06 Juni 2011 13:39 WIB
Pangandaran,ada saja hal yang bisa menjadi komoditas wisata di pangandaran salah satunya wisata becak mini,ya becak mini sudah sangat terkenal di jawa barat seperti di Ciamis, di taman raflesia becak mini sering beroperasi
Sejarah Gua Jepang Pangandaran
Sejarah Gua Jepang Pangandaran
Senin, 13 Desember 2010 09:46 WIB
Gua Jepang di Kawasan Cagar Alam Pangandaran di buat Periode (1941-1945), saat itu Balatentara Dai Nippon menduduki seluruh pulau Jawa dan Madura, pembangunan Gua jepang ini di lakukan oleh para pekerja paksa (Romusa) selama
Jalan-Jalan Ke Pasar Pangandaran
Jalan-Jalan Ke Pasar Pangandaran
Rabu, 23 Februari 2011 07:37 WIB
Pangandaran dengan pantainya yang eksostis memang tidak ada habis-habisnya untuk diexplorasi, banyak tempat yang bisa dikunjungi, kali ini Kita akan jalan-jalan ke pasar tradisional.Pasar Pangandaran mempunyai hari pasaran dua kali dalam seminggu yaitu hari Senin dan Kamis, dimana sebagian warga pangandaran melakukan aktivitas jual beli terlihat sangat ramai di sana.
Gembus Yang  Maknyus Semakin Langka di Pangandaran
Gembus Yang Maknyus Semakin Langka di Pangandaran
Selasa, 08 Mei 2012 08:50 WIB
Wilyah Pangandaran yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah, secara tidak langsung membawa dampak terhadap adat istiadat dan budaya orang Pangandaran salah satunya kuliner, maka tak heran jika ke Pangandaran Anda menemukan