Aneka
Asiknya Berlibur Saat Hajat Laut di Pangandaran

Asiknya Berlibur Saat Hajat Laut di Pangandaran
Seperti halnya daerah wisata lainya di berbagai belahan dunia yang mempunyai tradisi atau kebiasaan unik guna mengenalkan dan mempromosikan kekayaan wisatanya, begitupun di Pangandaran, namun yang unik, tradisi yang sudah ada

Seperti halnya daerah wisata lainya di berbagai belahan dunia yang mempunyai tradisi atau kebiasaan unik guna mengenalkan dan mempromosikan kekayaan wisatanya, begitupun di Pangandaran, namun yang unik, tradisi yang sudah ada turun temurun ini merupakan perwujudan rasa syukur para nelayan terhadap Tuhan Allah Swt yang telah menganugerahkan laut sebagai sumber mata pencaharian bagi para nelayan. Tradisi ini di kenal dengan Tradisi "Hajat Laut" dari tahun ke tahun selalu mengankat tema yang berbeda, dan tahun ini yaitu "Tradisi Hajat Laut Masyarakat Pangandaran 2015" dengan sub tema "Nyucruk Galur Neda Syukur Pikeu Ajen Ka Lembur".
Banyak hal unik yang akan anda dapati ketika berlibur pada saat hajat laut itu berlangsung diantaranya :
1. Acara Adat Kirab Dongdang
Acara Kirab Dongdang
Kirab Dongdang merupakan arak-arakan semacam karnaval keliling Pangandaran dengan membawa Dongdang atau rumah-rumahan yang berisi berbagai macam benda sebagai wujud penghargaan bagi nenek moyang terdahulu dengan iringan musik dan seni tradisi ala kerajaan dengan kawalan para punggawa serta satu ikon berbentuk Naga dengan sosok putri yang berdandan menyerupai Nyi Roro Kidul.
Pada acara tersebut wisatawan dapat dengan mudah berpartisipasi mengikuti jalanya acara, dengan berjalan kaki beriringan dengan rombongan yang penuh dengan nilai historis tersbut.

2. Larung Dongdang
larung dongdang
Setelah diarak dengan cara adat, kemudian dongdang didoakan dan dilarung ke tengah lautan, tradisi ini menjadi sangat menarik karena panitia menyediakan sejumlah perahu bagi siapa saja yang ingin menyaksikan larung Dongdang ke tengah lautan secara cuma-cuma, bagi wisatawan tentunya akan menjadi suatu atraksi yang menarik di mana benda-benda di larung ke tengah laut dan menjadi rebutan warga yang mengikuti jalanya prosesi tersebut.

3. Cucurak
Cucurak
Setelah lelah melarung Dongdang ke tengah lautan kemudian dilanjut ke acara "Cucurak" yaitu makan tumpeng bersama yang di gelar di tengah jalan dengan ratusan tumpeng berjajar dan siap disantap, dan tumpeng-tumpeng tersebut merupakan wujud kesadaran masyarakat yang turut berpartisipasi dalam rangkaian acara hajat laut yang dipebolehkan dinikmati bersama baik wisatawan maupun seluruh warga masyarakat yang hadir.
Makan bersama atau cucurak ini akan menjadi sangat bermakna bagi wisatawan, menikmati tumpeng dengan berbagai jenis dengan keramah-tamahan warga masyarakat Pangandaran.

4. Gelar Budaya Basisir
gelar budaya basisir
Pada menjelang sore hari sampai tengah malam di gelar budaya basisir yaitu berupa pertunjukan kesenian, diantaranya Karinding performance, Jaipong dan Ronggeng Gunung, dimana pada gelaran tersebut warga dan wisatawan diajak berinteraksi menari dan berbaur mengikuti irama alunan gamelan tradisional yang khas.
Pada gelaran tersebut wisatawan dapat dengan bebas menari dan mempelajari secara langsung tarian yang sudah ada sejak nenek moyang dulu yaitu Ronggeng Gunung.

5. Kemitan Dongdang
kemitan
Kemitan Dongdang yaitu malam sebelum Dongdang-dongdang dilarung ke lautan, pada acara ini digelar dengan penuh khidmat dan penuh rasa syukur, dengan rajah Karinding tradisional yang mengajak para warga dan wisatawan mengenal budaya buhun yang menjadi tradisi yang mengakar di tengah-tengah masyarakat serta ada sawala budaya yaitu penjelasan mengenai arti-arti dari rangkaian acara Hajat Laut tersebut yang di sampaikan oleh Karuhun dan tetua adat dan sejarawan serta usatdz.
Wisatawan dalam kesempatan ini dapat mengetahui lebih detail lagi mengenai asal usul Pangadaran dengan berbagai keunikan budayanya.



#




Banner Header

Berikan Komentar Via Facebook

Aneka Lainnya
Jalan-Jalan di Jalan Kidang Pananjung
Jalan-Jalan di Jalan Kidang Pananjung
Rabu, 08 Mei 2013 21:53 WIB
Kidang Pananjung adalah nama salah satu jalan di kabupaten pangandaran yang memebelah dua dusun yaitu dusun pangandaran dengan dusun parapat dan juga membagi dua pantai antara pantai timur dan pantai barat.
Ombak Pangandaran Surganya Peselancar
Ombak Pangandaran Surganya Peselancar
Rabu, 29 September 2010 08:43 WIB
Bangun pagi sinar mentari hangat di hati, seiring Bob Marley nyanyikan lagu cinta, Aku belum mandi dan gosok gigi Aku sudah di air dengan segelas kopi ku pandang lautan lepas...gak kenal waktu gak kenal hari, yang ku tahu
Spot Baru Untuk Berfoto di Pangandaran, "Pangandaran Sunset"
Spot Baru Untuk Berfoto di Pangandaran, "Pangandaran Sunset"
Senin, 07 Desember 2015 20:58 WIB
Dengan berdirinya Pangandaran menjadi kabupaten tentunya membawa perubahan di sektor pariwisatanya, setelah sebelumnya di bangun landscape "Batukaras", kini di Pangandaran pun di bangun "Pangandaran Sunset".
Petualangan Baru Di Pantai Pangandaran
Petualangan Baru Di Pantai Pangandaran
Senin, 14 Maret 2011 09:04 WIB
Petualangan baru di pantai pangandaran, seru dan menegangkang naik perahu pesiar duduk diantara penyeimbang perahu,orang pangandaran menyebutnya Katir.Entah dari mana ide itu muncul, sepertinya sudah menjadi trend tersendiri